WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI MENURUT PASAL 1238 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA DI PT. ADAMIX MORTAR INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.69957/cr.v5i06.2012Keywords:
Wanprestasi, Perjanjian, Jual beli, KUHPerdataAbstract
Dalam perjanjian jual beli sering kali terjadi wanprestasi dimana seorang debitur telambat atau bahkan tidak dapat melaksanakan prestasi yang tertera dalam klausul kontrak perjanjian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya wanprestasi dan menganalisis upaya-upaya pennyelesaian dalam permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah empiris (penelitian lapangan) yang mengkaji implementasi ketentuan hukum positif (perundang-undangan) secara faktual pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis, yakni suatu pendekatan dengan berdasarkan noma-norma atau peraturan yang mengikat terhadap cara pengimplementasiannya di lapangan. Untuk menganalisis permasalahan penelitian mengunakan metode pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus dengan mengambil lokasi penelitian di PT. Adamix Mortar Indonesia. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya wanprestasi di PT Adamix Mortar Indonesia adalah dikarenakan adanya konsinyasi yang tidak sesuai dengan kesepakatan perjanjian jual beli antara kedua belah pihak, terjadinya kondisi yang memaksa dan faktor kebutuhan finansial yang meningkat sehingga mengakibatkan penurunan kemampuan. Adapun penyelesaian wanprestasi yang terjadi adalah dengan cara melakukan somasi atau peringatan kepada pembeli dan melakukan restrukturisasi perjanjian jual beli dengan kesepakatan baru guna untuk menuntut pembayaran pelunasan jual beli semen instan yang sesuai dengan ketentuan yang ada dalam perjanjian.
References
Adolf, Huala. (2006). Dasar-dasar Hukum KontrakInternasional. Bandung : Refika Aditama
Ali, Achmad. (1996). Menguak Tabir Hukum. Jakarta : Gramedia
Badrulzaman, Mariam Darus. (1991). Perjanjian Kredit Bank. Bandung : Citra Aditya Bakti
Chainur Arrasjid, Dasar-Dasar Ilmu Hukum, (Jakarta: Sinar Grafika,2000)
Darmodihardjo, Dardji, et. al. (1996). Pokok-Pokok Filsafat Hukum, Apa dan Bagaimana Filsafat Hukum Indonesia, Cetakan Kedua. Jakarta : Gramedia Pustaka
Djojodirjo, M.A. Moegni. (2006). Perbuatan Melawan Hukum. Jakarta : Pradnya Paramita
Djumialdji, F.X. (1996). Hukum Bangunan Dasar-Dasar Hukum Dalam Proyek Sumber Daya Manusia. Jakarta : Rineka Cipta
E. Sumaryono. (2002). Etika Hukum Relevansi Teori Hukum Kodrat Thomas Aquinas. Yogyakarta : Kanisius
Fuady, Munir. (2003). Hukum Kontrak (Dari Sudut Pandang Hukum Bisnis. Bandung : Alumni
Hamzah, Andi. (1986). Kamus Hukum. Jakarta : Ghalia Indonesia
Harahap, Yahya. (1986). Segi-segi Hukum Perjanjian. Bandung : Alumni
J. Satrio. (1999). Hukum Perikatan. Bandung : Alumni
Kartadinata, Abas. (1990). Pembelanjaan Pengantar Management Kauangan. Jakarta: Rineka Cipta
Khairandy, Ridwan. (2016). Perjanjian Jual Beli. Yogyakarta : FH UI Press
Singaribun, Masri Sofyan Effendi. (1987). Metode Penelitian Survey. Jakarta: LP3ES
Supramono, Gatot. (2013). Perjanjian Utang Piutang. Jakarta : Kencana Prenada
Sudjana, Nana dan Awal Kusuma. (2008). Proposal Penelitian di Perguruan Tinggi. Bandung : Sinar Baru Algnesindo
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rio Nugroho; Sri Astutik; Ernu Widodo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The formal legal provisions for accessing digital articles of this electronic journal are subject to the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license, which means that the COURT REVIEW Journal, e-ISSN: 2776-1916 has the right to store, change formats, manage in databases, maintain and publish articles without asking permission from the Creator as long as the Creator's name is maintained as the Copyright owner.