BENTUK PEMBELAJARAN EKOPEDAGOGI DALAM TRADISI SUSUK DI SENDANG ARI WULAN DESA SEPAKUNG, KECAMATAN BANYUBIRU, KABUPATEN SEMARANG

Authors

  • Sri Prastiti Kusuma Anggraeni Universitas Negeri Semarang
  • Divario Frolant Aura Ariyanto Universitas Negeri Semarang
  • Dandung Adityo Argo Prasetyo Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.69957/tanda.v6i05.3123

Keywords:

Ekopedagogi, Kearifan Lokal, Tradisi Susuk, Sendang Ari Wulan

Abstract

Penelitian Tradisi Susuk di Sendang Ari Wulan, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, merupakan kearifan lokal yang mengandung nilai spiritual, sosial, dan ekologis. Tradisi ini dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur atas keberadaan sumber mata air sekaligus upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informasi diperoleh dari kepala desa, kepala dusun, budayawan, serta masyarakat pelaku tradisi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pengujian keabsahan melalui triangulasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tradisi Susuk berlangsung melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan wilujengan. Kegiatan membersihkan sendang dan saluran irigasi menjadi praktik utama yang membangun kesadaran ekologis melalui pengalaman langsung. Nilai ekopedagogi tercermin dalam gotong royong, kepedulian terhadap sumber air, tanggung jawab kolektif, serta pembelajaran hubungan harmonis antara manusia dan alam. Tradisi Susuk menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat menjadi media pembelajaran ekopedagogi berbasis pengalaman dan budaya.

References

Adela, D., & Permana, D. (2020). ). Integritas Pendidikan Lingkungan melalui Pendekatan Ecopedagogy dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar.. BELAINDIKA: Pembelajaran Dan Inovasi Pendidikan, (2), 55. https://doi.org/https://doi.org/10.52005/belaindika.v2i2.41

Adzani, I. A., Azizah, K. N., Adiwinata, N. J., & Marthania, W. (2024). Implementasi Ekopedagogi Dalam Pembelajaran Sekolah Dasar : Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Dan Keterlibatan Siswa. Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 106–115. https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i1.2730

Arinda Septarina Efendi, & Qoni’ah Nur Wijayani. (2023). Analisis Ritual Tradisi Nyadran Sendang di Dusun Sawen, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan dalam Menjaga Kelestarian Budaya.. Journal of Student Research, 2(1), 01–09. https://doi.org/10.55606/jsr.v2i1.2467

Danandjaja, J. (1994). Folklor Indonesia (4th ed.). Pustaka Utama Grafiti.

Duhn, I., & Morse, M. (2024). Riverine writing: Ecopedagogical explorations with Australian river ecologies. Global Studies of Childhood, (1), 12. https://doi.org/10.1177/20436106241304773

Firman Syah, M. S., & Wibowo, A. M. (2022). Konsep Ecopedagogy dalam Pelestarian Kearifan Lokal di MIN 10 Blitar. MUALLIMUNA: Jurnal Madrasah Ibtidayah, 8(1), 96–106. https://doi.org/10.31602/muallimuna.v8i1.7943

Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed (Vol. 11). Herder and Herder.

Gadotti, M. (2008). EDUCATION FOR SUSTAINABILITY A critical contribution to the Decade of Education for Sustainable Development. Green Theory and Praxis: The Journal of Ecopedagogy, 4(1), 1.

Gadotti, M. (2010). Reorienting Education Practices towards Sustainability. Journal of Education for Sustainable Development, 4(2), 203–211. https://doi.org/10.1177/097340821000400207

Handayani, T., Ms, Z., & Yudha, C. B. (2021). Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan melalui Program Adiwiyata Berbasis Ekopedagogik. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 36–42. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/eh.v13i1.25735

Irianto, D. M., Yunansah, H., Herlambang, Y. T., & Mulyati, T. (2020). Meningkatkan Kecerdasan Ekologis melalui Model Multiliterasi Berbasis Ecopedagogy Approach. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 81–90. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/eh.v12i1.18820

Ismail, A., & Sari, A. K. P. (2024). Pengaruh Implementasi Pembelajaran Ekopedagogik terhadap Karakter Peduli Lingkungan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 213–222. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v9i3.18401

Maharani, D. J., Fatimah, S., & Septiana, I. (2024). Nilai Kearifan Lokal pada Folklor Rawa Pening di Kabupaten Semarang. Teks: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 9(2), 1–14. https://doi.org/10.26877/teks.v9i1.691

Muangasame, K., & Wongkit, M. (2023). Ecopedagogy as an educational approach for vulnerable rural communities. Journal of Applied Learning and Teaching, 6(1), 306–313. https://doi.org/10.37074/jalt.2023.6.1.ss4

Mulyanie, E., Rismawati, R., & Al Husaini, H. (2024). Ecopedagogy Based on Preserving the Local Wisdom of Kampung Naga in Cultivating Environmental Care in Geography Education Students. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 11(1), 33. https://doi.org/10.20527/jpg.v11i1.18386

Rohsulina, P., Setyowati, D. L., Priyanto, A. S., & Utomo, C. B. (2024). Project based learning model-Eco pedagogy on environmental health material in public junior high schools in Sukoharjo regency. Edelweiss Applied Science and Technology, 8(5), 2436–2446. https://doi.org/10.55214/25768484.v8i5.2014

Sonta, M. A. (2017). Strategi Adaptasi Ekologi Masyarakat Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam Menghadapi Pencemaran Limbah Produksi Batik. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Suarnadi, D. K. A., Parmajaya, P., & Hadriani, N. L. G. (2023). Ekopedagogi Pura Batu Bolong Berbasis Kearifan Lokal Tri Hita Karana di Desa Sawan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng. JURDIKSCA: Jurnal Pendidikan Agama Hindu Mahasiswa, 2(1), 109. http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/jurdiksca

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian & Pengembangan: Research and Development (S. Y. Suryandari, Ed.; 4th ed.). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Penerbit Alfabeta.

Supriatna, N., Romadona, N. F., Saputri, A. E., & Darmayanti, M. (2018). Implementasi Education for Sustainable Development (ESD) melalui Ecopedagogy dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar. Primaria Educationem Journal, 1(2). https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/JAIM/article/view/3532.

Verma, A., & Ara, A. (2025). Greening pedagogy: Ecopedagogical Approaches to English Language Teaching. Journal of Applied Learning and Teaching, 8(Special Issue 1), 30–36. https://doi.org/10.37074/jalt.2025.8.S1.4

Wahyuni, H. I., Shoukat, N., & Romadhon, N. (2023). Inventarisasi Pemanfaatan Tumbuhan dan Relevansinya sebagai Sumber Pembelajaran Ekopedagogik Berbasis Kearifan Lokal. Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Biologi, 7(1), 23–32. https://doi.org/https://doi.org/10.32502/dikbio.v7i1.5709

Yasida, K. S. (2020). ECO-PEDAGOGY. HISTORIKA, 23(1), 70–79.

Yuliani, S., Disman, Maryani, E., & Nurbayani, S. (2024). Ecopedagogics as An Alternative Approach in Developing Social Studies Teaching Materials in Coastal Schools in Jakarta. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 10(2), 541. https://doi.org/10.33394/jk.v10i2.11509

Zeng, Y., Hallås, B. O., & Sæle, O. O. (2024). Intercultural dialogue on ecopedagogy between Daoism and Naess’ ecosophy: Comparing and integrating Chinese and Western ecological wisdom. Educational Philosophy and Theory, 56(12), 1229–1240. https://doi.org/10.1080/00131857.2024.2376636

Zocher, J. L., & Hougham, R. J. (2020). Implementing Ecopedagogy as an Experiential Approach to Decolonizing Science Education. Journal of Experiential Education, 43(3), 232–247. https://doi.org/10.1177/1053825920908615

Downloads

Published

2026-10-07

How to Cite

Anggraeni, S. P. K., Ariyanto, D. F. A., & Prasetyo, D. A. A. (2026). BENTUK PEMBELAJARAN EKOPEDAGOGI DALAM TRADISI SUSUK DI SENDANG ARI WULAN DESA SEPAKUNG, KECAMATAN BANYUBIRU, KABUPATEN SEMARANG . TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 6(05), 151–164. https://doi.org/10.69957/tanda.v6i05.3123