PEMANFAATAN ALAT PERAGA BERBASIS BUDAYA LAMPUNG DALAM PERKULIAHAN PGMI UNTUK MENDUKUNG PELESTARIAN BUDAYA LOKAL

Authors

  • Ratna Dewi Universitas Negeri Islam Raden Intan Lampung
  • Elsa Nanda Shabrina Universitas Negeri Islam Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.69957/tanda.v6i04.2909

Keywords:

Alat Peraga, Budaya Lampung, Pelestarian Budaya Lokal, PGMI, Kearifan Lokal

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang memengaruhi minat generasi muda terhadap budaya daerah. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan calon guru yang mampu mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan alat peraga berbasis budaya Lampung dalam perkuliahan PGMI serta kontribusinya dalam mendukung pelestarian budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung. Subjek penelitian terdiri atas dosen pengampu mata kuliah dan mahasiswa PGMI yang terlibat dalam perancangan, pembuatan, dan praktik penggunaan alat peraga berbasis budaya Lampung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan alat peraga berbasis budaya Lampung dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu penguatan konsep budaya Lampung, pembuatan alat peraga, dan praktik penggunaan alat peraga dalam pertunjukan seni. Alat peraga yang dikembangkan meliputi siger Saibatin Way Handak, siger Krui, siger Melinting, siger Kalianda, lidah-lidah, dan topeng skura. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses perancangan, pembuatan, dan penggunaan alat peraga mampu meningkatkan pemahaman terhadap budaya Lampung, menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian terhadap budaya lokal, serta mengembangkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, keterampilan komunikasi, dan kompetensi pedagogik. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan alat peraga berbasis budaya Lampung merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam perkuliahan PGMI sekaligus mendukung upaya pelestarian budaya lokal.

References

Arsyad, Azhar. 2020. Media Pembelajaran. Edisi Revisi. Depok: Rajawali Pers.

Anengsih, Anengsih, Heni Pujiastuti, dan Rika Septia Dewi. 2024. "Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal dengan Media Flipbook untuk Meningkatkan Literasi Budaya dan Kewargaan." Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru 10(1): 404–413.

Dewantara, Ki Hadjar. 2013. Pendidikan dan Kebudayaan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Effendi, E. 2025. "Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran: Studi

Etnopedagogi di Indonesia." Jurnal Transformasi Indonesia 6(1): 15–28.

Iswatiningsih, Daroe. 2019. "Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Sekolah." Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial 3(2): 155–164

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. 2020. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Fourth Edition. Thousand Oaks: Sage Publications.

Moleong, Lexy J. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pemerintah Provinsi Lampung. 2014. Peraturan Gubernur Lampung Nomor 39 Tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa dan Aksara Lampung sebagai Muatan Lokal Wajib pada Jenjang Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Bandar Lampung.

Rosala, Dini. 2016. "Pembelajaran Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal dalam Upaya Membangun Pendidikan Karakter Siswa di Sekolah Dasar." Ritme: Jurnal Seni dan Desain serta Pembelajarannya. 2(1): 16–25.

Sari, Novita. 2020. "Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal untuk Membentuk Karakter Siswa." Jurnal Pemberdayaan Pendidikan dan Masyarakat. 7(2): 112–120.

Setiawaty, Rina, dkk. 2025. "Integrasi Kearifan Lokal dalam Media Pembelajaran di Sekolah Dasar: Sebuah Systematic Literature Review." Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar. 10(1): 45–58.

Sugara, Ujang. 2022. "Etnopedagogi: Gagasan dan Peluang Penerapannya di Indonesia." Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. 7(2): 93–104.

Suratno, Tatang. 2010. "Memaknai Etnopedagogi sebagai Landasan Pendidikan Guru di Universitas Pendidikan Indonesia." Dalam Proceedings of the 4th International Conference on Teacher Education, 515–530.

Sudjana, Nana, dan Ahmad Rivai. 2019. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Vygotsky, Lev S. 1978. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wahyuni, Aulia. 2024. "Media Pembelajaran Berbasis Kebudayaan Lokal pada Pembelajaran Anak Usia Dini." Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. 5(2): 167–178.

Winandar, A. K. 2023. "Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Lokal sebagai Upaya Penguatan Identitas Budaya Peserta Didik." Jurnal Inovasi Wawasan Pendidikan. 3(1): 21–31.

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Dewi, R., & Shabrina, E. N. (2026). PEMANFAATAN ALAT PERAGA BERBASIS BUDAYA LAMPUNG DALAM PERKULIAHAN PGMI UNTUK MENDUKUNG PELESTARIAN BUDAYA LOKAL. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 6(04), 73–82. https://doi.org/10.69957/tanda.v6i04.2909