VARIASI BAHASA MAHASISWA GORONTALO DALAM INTERAKSI IN-GROUP DAN OUT-GROUP DI YOGYAKARTA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

Authors

  • Nurkholis Pilomonu Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Muslem Universitas Malikussaleh
  • Siti Qori' Atun Hizbaeni Universitas Islam Negeri Mataram
  • Eka Desi Susanti Universitas Gadjah Mada
  • Monika Sari Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.69957/tanda.v6i04.2831

Keywords:

Variasi Bahasa, Mahasiswa Gorontalo, Interaksi In-Group dan Out-Group, Pilihan Bahasa, Identitas Linguistik, Sosiolinguistik

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis variasi bahasa mahasiswa Gorontalo dalam interaksi in-group (sesama mahasiswa Gorontalo) dan out-group (penutur non-Gorontalo) di Yogyakarta, serta mengidentifikasi faktor sosial yang memengaruhi penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, perekaman tuturan, dan wawancara semi-terstruktur. Informan dipilih secara purposive, terdiri dari enam mahasiswa Gorontalo yang tinggal di asrama daerah. Analisis data dilakukan dengan mentranskripsi tuturan secara verbatim, mengelompokkan data berdasarkan konteks interaksi, dan mengaitkannya dengan teori pilihan bahasa Fishman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ranah privat asrama yang homogen, mahasiswa cenderung menggunakan bahasa Gorontalo untuk menegaskan identitas kedaerahan dan solidaritas kelompok. Dalam situasi santai, bahasa Gorontalo disertai unsur candaan dan fleksibilitas gaya tutur sebagai bentuk permainan bahasa yang mencerminkan dinamika identitas linguistik. Dalam interaksi lintas etnis dan ranah formal akademik, mahasiswa menyesuaikan bahasa dengan menggunakan bahasa Indonesia dan sapaan kultural seperti “mas” untuk menjaga kesopanan dan keharmonisan sosial. Fenomena peralihan bahasa ini menunjukkan negosiasi identitas linguistik, di mana mahasiswa menyeimbangkan identitas kedaerahan dengan tuntutan kesantunan sosial di lingkungan perantauan. Penelitian ini menegaskan bahwa pilihan bahasa mahasiswa Gorontalo bukan sekadar alat komunikasi, tetapi praktik sosial yang kompleks, mencerminkan strategi akomodasi, adaptasi sosial, dan penegasan identitas.

References

Adam, A. A., Sarif, S., Yasin, Z., & Hairuddin, H. (2022). Sosiolinguistik (Campur Kode Masyarakat Kampung Arab Gorontalo). ELOQUENCE : Journal Of Foreign Language, 1(3), 166–174. Https://Doi.Org/10.58194/Eloquence.V1i3.482

Amin, M. F. (2019). Pemilihan Bahasa Dalam Ranah Publik Kaum Migran Di Kota Semarang. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 14(4), 441–453.

Bhattacharya, D., Lin, E., Chen, R., & Hirschberg, J. (2024). Switching Tongues, Sharing Hearts: Identifying The Relationship Between Empathy And Code-Switching In Speech. Interspeech 2024, 492–496. Https://Doi.Org/10.21437/Interspeech.2024-1224

Hamzah, A., & Tahir, I. (2025). Features Of Indonesian-English With Special Reference To Gorontalese. The Eastasouth Journal Of Social Science And Humanities, 2(03), 393–400. Https://Doi.Org/10.58812/Esssh.V2i03.617

Mahali, S. N., Tamby Omar, A., & Mee, W. M. (2022). Domain Dan Pemilihan Bahasa Generasi Muda Murut Di Daerah Keningau, Sabah (The Domains And Language Choice Among The Young Murut Generation In Keningau District, Sabah). GEMA Online® Journal Of Language Studies, 22(3), 119–138. Https://Doi.Org/10.17576/Gema-2022-2203-07

Ismaili-Alaoui, A. (Ed.). (2025). Socio-Cultural Concepts Of (Im)Politeness: Interpretation, Linguistics, And Discourse Analysis. IGI Global Scientific Publishing. Https://Doi.Org/10.4018/979-8-3373-0964-4

Kandel, B. B. S. (2022). Language As An Identity Marker In Sumnima: A Socio-Linguistic Perspective. Journal Of NELTA Gandaki, 5(1–2), 64–74. (Nepal). Https://Doi.Org/10.3126/Jong.V5i1-2.49281

Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo. (2023, September 6). Yang Muda, Yang Menjaga. Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo. Https://Kantorbahasagorontalo.Kemdikbud.Go.Id/Yang-Muda-Yang-Menjaga/

Koriah, S., Sugiarti, S., & Safitri, T. (2025). Pemilihan Bahasa Yang Tepat: Kunci Sukses Dalam Menyampaikan Pesan. Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 3(4), 362–372. Https://Doi.Org/10.61132/Morfologi.V3i4.2050

Maddimunri, A. R., Dalle, A., & Nensilianti, N. (2025). Interaksi Linguistik Antara Bahasa Indonesia Penutur Dialek Maluku Dan Penutur Bahasa Bugis Perantau Di Kota Tual: Kajian Sosiolinguistik. Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 551–569. Https://Doi.Org/10.26499/Bahasa.V7i2.1565

Malabar, S., & Djou, D. N. (2022a). Penggunaan Bahasa Gorontalo Pada Kalangan Generasi Muda Di Daerah Pesisir Desa Ponelo Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. 3(2).

Malabar, S., & Djou, D. N. (2022b). Penggunaan Bahasa Gorontalo Pada Kalangan Generasi Muda Di Daerah Pesisir Desa Ponelo Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. 3(2).

Meyerhoff, M. (2011). Introducing Sociolinguistics (2nd Ed). Routledge.

Siregar, R. S., Astutik, D., Liestyasari, S. I., Ghufronuddin, & Parahita, B. N. (2023). The Cultural Semantics: Internalization Of Javanese Language Local Wisdom To Prevent Moral Degradation Among Students. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 9(2), 455–467. Https://Doi.Org/10.22219/Kembara.V9i2.25790

Supriatna, E. (2023). Adaptation Strategies Of Migrant Students In Adjusting To A New Campus Environment. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(2), 2209–2217. Https://Doi.Org/10.35445/Alishlah.V15i2.3848

Wati, U., Rijal, S., & Hanum, I. S. (2020). Variasi Bahasa Pada Mahasiswa Perantau Di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman: Kajian Sosiolinguistik. 4.

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Pilomonu, N., Muslem, Hizbaeni, S. Q. A., Susanti, E. D., & Sari, M. (2026). VARIASI BAHASA MAHASISWA GORONTALO DALAM INTERAKSI IN-GROUP DAN OUT-GROUP DI YOGYAKARTA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 6(04), 46–57. https://doi.org/10.69957/tanda.v6i04.2831