ANIME-INDUCED TOURISM DI JEPANG KONTEMPORER: PERAN BUDAYA POPULER DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DAN INTERAKSI MULTIKULTURAL

Authors

  • Zida Wahyuddin Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Eva Amalijah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69957/tanda.v6i04.2826

Keywords:

Anime Tourism, Japanese Popular Culture, Multiculturalism, Soft Power, Cultural Tourism, Intercultural Interaction

Abstract

Perkembangan budaya populer Jepang dalam bentuk anime, manga, game, dan berbagai produk industri kreatif lainnya telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan sektor pariwisata Jepang dalam beberapa dekade terakhir. Fenomena anime-induced tourism atau anime pilgrimage menunjukkan bahwa anime tidak lagi berfungsi hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai faktor yang memengaruhi motivasi wisatawan untuk mengunjungi berbagai destinasi di Jepang. Kondisi ini turut menciptakan ruang interaksi multikultural antara wisatawan internasional dan masyarakat lokal yang semakin intensif seiring meningkatnya mobilitas wisata global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya populer Jepang, khususnya anime, dalam mendorong perkembangan pariwisata serta mengkaji kontribusinya terhadap terbentuknya interaksi multikultural dalam masyarakat Jepang kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku, laporan resmi, dan publikasi akademik yang relevan terbit pada periode 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anime telah berkembang menjadi instrumen soft power Jepang yang efektif dalam menarik wisatawan domestik maupun internasional melalui fenomena anime tourism dan otaku tourism. Selain memberikan dampak ekonomi bagi destinasi wisata, fenomena tersebut juga menciptakan ruang pertukaran budaya yang memperkuat pemahaman lintas budaya antara wisatawan dan masyarakat lokal. Di sisi lain, perkembangan wisata berbasis budaya populer juga menghadapi tantangan berupa overtourism, komersialisasi budaya, dan kebutuhan pengelolaan destinasi yang berkelanjutan. Luaran penelitian ini berupa penguatan kajian mengenai hubungan antara budaya populer, pariwisata, dan multikulturalisme yang dapat menjadi referensi akademik serta bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan pariwisata berbasis industri kreatif di Jepang maupun Indonesia.

References

Iwabuchi, K. (2023). Cool Japan and the transnational cultural power of Japanese popular culture. Routledge. https://www.routledge.com

Japan National Tourism Organization. (2025). Visitor arrivals to Japan in 2024. https://www.jnto.go.jp/news/press/20250115_monthly.html

Nippon.com. (2026). Japan welcomes record 42.7 million international visitors in 2025. https://www.nippon.com/en/japan-data/h02673/

Zheng, R., Zhen, S., Cai, A., et al. (2025). Anime tourists traveling to Japan: Pilgrimage behavior patterns and the formation of homologous emotions. Frontiers in Psychology, 16, 1637114. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1637114

Bennett, A., & Stevenson, D. (2022). The SAGE handbook of cultural sociology. Sage Publications. https://us.sagepub.com

Bridge, A. (2025, April 16). Japan crosses 10 million visitors through March at fastest ever pace. Reuters. https://www.reuters.com/world/asia-pacific/japan-crosses-10-million-visitors-through-march-fastest-ever-pace-2025-04-16/

Severino, F. S. (2024). Using Japanese pop cultural heritage to create a tourist product: Exploring otaku tourism. Tourism and Heritage Studies, 8(2), 45–59. https://www.researchgate.net/publication/384824287

Kamata, H., & Jin, C. (2023). Pop culture tourism: A perspective from Japan. Wakayama Tourism Review, 12(1), 25–39. https://cir.nii.ac.jp/crid/1390014978707385600

Guo, Y., & Nakayama, T. (2024). Consciousness and behavioral characteristics of visitors in anime tourism. Journal of Tourism Studies, 36(3), 46–55. https://www.jstage.jst.go.jp/article/jitr/36/3/36_46/_article

Parekh, B. (2022). Rethinking multiculturalism: Cultural diversity and political theory (3rd ed.). Harvard University Press. https://www.hup.harvard.edu

Modood, T. (2021). Essays on secularism and multiculturalism. Rowman & Littlefield. https://rowman.com

Shadaan, A. (2024). Impact of Japanese anime on tourism: Analysis of refashioning tourism and sightseeing with the rise of anime in Japan. https://www.researchgate.net/publication/393463843

Severino, F. S. (2025). Tourism through pop culture: A conceptual model rooted in Japanese cultural events. International Conference on Tourism Research Proceedings. https://www.researchgate.net/publication/390818608

Ichifuji, H. (2025). Rethinking the concept of anime pilgrimage. Japan Journal of Media, Journalism and Communication Studies, 106, 127–144. https://www.jstage.jst.go.jp/article/jamsmedia/106/0/106_127/_article

Nye, J. S. (2021). Soft power: The evolution of a concept. Journal of Political Power, 14(1), 196–208. https://doi.org/10.1080/2158379X.2021.1879572

Japan Ministry of Economy, Trade and Industry. (2024). Cool Japan strategy report. https://www.meti.go.jp

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Wahyuddin, Z., & Amalijah, E. (2026). ANIME-INDUCED TOURISM DI JEPANG KONTEMPORER: PERAN BUDAYA POPULER DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DAN INTERAKSI MULTIKULTURAL. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 6(04), 31–45. https://doi.org/10.69957/tanda.v6i04.2826