ONOMATOPE DALAM NOVEL PENDAKIAN MALAM SATU SURO KARYA HICICI PADA APLIKASI FIZZO NOVEL

Authors

  • Yessi Vanni Deya Universitas Riau
  • M. Nur Mustafa Universitas Riau
  • Mangatur Sinaga Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.69957/tanda.v6i04.2802

Keywords:

Onomatope, Novel Digital, Fizzo Novel, Struktur Onomatope, Pendakian Satu Malam Suro

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan struktur onomatope yang terdapat dalam novel Pendakian Malam Satu Suro karya Hicici pada aplikasi Fizzo Novel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata atau kelompok kata yang mengandung onomatope dalam novel Pendakian Malam Satu Suro yang terdiri atas 77 bab. Sumber data penelitian berasal dari novel digital Pendakian Malam Satu Suro karya Hicici yang diakses melalui aplikasi Fizzo Novel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan teknik catat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 154 data onomatope yang terdiri atas lima jenis, yaitu onomatope suara manusia sebanyak 69 data, suara benda 60 data, kehidupan sehari-hari 17 data, suara hewan 4 data, dan peristiwa alam 3 data. Jenis onomatope yang paling dominan adalah suara manusia, sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah peristiwa alam. Berdasarkan strukturnya, ditemukan tiga bentuk onomatope, yaitu monosilabel sebanyak 82 data, bilisilabel 31 data, dan multisilabel 41 data. Struktur yang paling dominan adalah monosilabel. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa onomatope dalam novel berfungsi memperkuat suasana cerita, memperjelas tindakan tokoh, serta meningkatkan daya imajinasi pembaca melalui efek auditif yang dihadirkan. Dengan demikian, penggunaan onomatope dalam novel Pendakian Malam Satu Suro berperan penting dalam membangun ekspresi, suasana, dan realisme cerita, khususnya pada genre horor yang menuntut keterlibatan imajinatif pembaca.

References

Alex. (2018). Linguistik Umum. Erlangga.

Arhadi, R. I. (2014). Tipe dan Kategori Leksikal Onomatope dalam Komik Kambing Jantan: Sebuah Komik Pelajar Bodoh Book 2 Karya Raditya Dika. Sintesis, 81, 44–50.

Arifianti, I., & Wakhidah, K. (2020). Semantik (Makna Referensial dan Makna Nonreferensial). Pilar Nusantara.

Darwin, D., Anwar, M., & Munir, M. (2021). Paradigma Strukturalisme Bahasa: Fonologi, Morfologi, Sintaksis, dan Semantik. Jurnal Ilmiah SEMANTIKA, 2(02), 28–40.

Dewi, N. E., Rahayu, S., & Musdolifah, A. (2018). Onomatope dalam Webtoon Komik Kisah Usil Si Juki Kecil Karya Faza Meonk. Basa Taka, 1(2), 47–51.

Fahmy, Z., Rohman, F., & Pristiwati, R. (2023). Komodifikasi Novel pada Platform Sastra Siber: Studi Pragmatisme Penulis Novel di Aplikasi Fizzo. Geram, 11(2), 68–78.

Fakhriyah, F. N., Aryanto, D. E., & Islami, N. I. (2021). Analisis Segmentasi Silabel dan Fonem dalam Kalimat Perintah (Kajian Fonologi). GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(1), 16–38.

Felicia, V. (2022). Analisis Onomatope dalam Lagu Anak-anak Berbahasa Prancis. Universitas Lampung.

Julinafta, L. (2022). onomatope dalam Komik Digital “Fear Of The Villain: The Infected Supergirl.” Universtias Komputer Indonesia.

Karlinda, E. (2019). Onomatope dalam Novel Manusia Setengah Salmon Karya Raditya Dika. Universitas Riau.

Kemal, I. (2013). Makna Kontekstual Bahasa Iklan Rokok Di Televisi Ole. Scrolar Arcive, IV(1), 1–20.

Keraf, G. (1984). Linguistik Bandingan Historis. PT Gramedia Pustaka Utama.

Khairunnisa, K., Hermandra, H., & Hakim, N. (2022). Onomatope dalam Lagu Anak-Anak Berbahasa Indonesia [Universita Riau].

Masfufah, N. (2022). Bentuk dan Struktur Kata Monosilabel dalam Bahasa Wehea di Kalimantan Timur. LOA, 17, 66–77.

Najichah, A. F. (2018). Analisis Struktur dan Makna Onomatope dalam Komik Baru Klinting Karya Sapriandy. Jalabahasa, 14(2), 1–8.

Nuryanti, L. D. (2016). Bentuk dan Makna Onomatope Bahasa Prancis dalam Komik Boule & Bill Seri Sieste Sur Ordonnance Karya Jean Roba [Universitas Negeri Yogyakarta].

Panggabean, S., Lestari, F. D., & Sihombing, L. (2022). Studi Makna Wujud Onomatope. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP), 4(1), 18–25.

Pateda, M. (2010). Semantik Leksikal (Edisi Kedua). PT. Rineka Cipta.

Pragasuri, N. N. A. D., Pradhana, N. I., & Budiana, I. M. (2020). Pembentukan dan Makna Kata Majemuk antara Onomatope dan Bagian Tubuh Manusia dalam Bahasa Jepang di Media Sosial Twitter. Jurnal SAKURA : Sastra, Bahasa, Kebudayaan Dan Pranata Jepang, 2(1), 24–34.

Purwani, I. A. W., Suartini, N. N., & Adnyani, K. E. K. (2020). Analisis Onomatope Pada Dongeng Bahasa Jepang. Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha, 6(2), 194.

Ramadani, D., Hermandra, H., & Sinaga, M. (2022). Onomatope dalam Buku Maneki Nek dan Auropilous. Jurnal Tuah: Pendidikan Dan Pengajaran Bahasa, 4(1), 19–27.

Ramadhan, M. F., Permana, I., & Dzulhijjah, L. (2024). Tinjauan Maqashid Syariah terhadap Sistem Monetisasi pada Aplikasi Fizzo Novel. Bandung Conference Series: Sharia Economic Law, 4(2), 609–616.

Rivai, P. W. (2019). Analisis Penggunaan Onomatope pada Lagu Anak-anak Berbasa Indonesia. Universitas Muhammadiyah.

Sahri, A. (2022). Analisis Onomatope dalam webtoon kecoa dan dendam karya Renato Adhitama. Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 94.

Saldiman. (2018). Onomatope Bahasa Devayan [STKIP Bina Bangsa Getsempena].

Shofi, M. N., & Denafri, B. (2021). Onomatope dalam Komik Nusa Five Volume 1 karya Sweta Kartika. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 9(2), 164.

Sianipar, S., Saputri, A., & Siregar, M. E. (2025). ANALISIS SEMANTIK PADA LAGU PENYANGKALAN OLEH FOR REVENGE : ARTIKEL KONSEPTUAL. 3.

Sopiati, P., & Daruhadi, G. (2024). Pengumpulan Data Penelitian. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 5423–5443.

Srikandi, L. D. K., & Anggraeni, A. (219 C.E.). Kata Tiruan (Onomatope) Tiruan Perbuatan dalam Bahasa Mandarin. Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching, 2(2), 79–85.

Sugiarto, A. (2013). Wujud Onomatope dalam Baoesastra Djawa Kara W.J.S Poerwarminta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif untuk Penelitian yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif dan Konstruktif. CV. Alfabeta.

Suhardi. (2015). Dasar-dasar Ilmu Linguistik. Ar-Ruzz Media.

Ullmann, S. (2007). Pengantar Semantik. Pustaka Pelajar.

Verhaar, J. W. . (1981). Pengantar Linguistik. Gadjah Mada University Press.

Wibawati, N. P., Andika, A. N. P., Graciano, A., & Khodijah, M. (2022). Pemaknaan Onomatope dalam Manga “Yotsubato” Chapter 3 Karya Kiyohiko Azuma. Kiryoku, 6(2), 127–133.

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

Deya, Y. V. ., Mustafa, M. N. ., & Sinaga, M. . (2026). ONOMATOPE DALAM NOVEL PENDAKIAN MALAM SATU SURO KARYA HICICI PADA APLIKASI FIZZO NOVEL. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 6(04), 245–256. https://doi.org/10.69957/tanda.v6i04.2802