PENYAMPAIAN PESAN MELALUI KONOTASI POSITIF DALAM TRADISI LISAN BASIACUONG MASYARAKAT KAMPAR

Authors

  • Raehan Kamil Universitas Riau
  • Elmustian Universitas Riau
  • Mangatur Sinaga Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.69957/tanda.v6i02.2798

Keywords:

Makna Konotasi, Basiacuong, Tradisi Lisan, Semantik, Budaya Kampar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis makna konotasi postif serta makna yang ingin disampaikan dalam tradisi basiacuong masyarakat Kampar dalam bentuk petatah-petitih, ungkapan adat, dan dialog simbolik pada kegiatan adat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa tuturan basiacuong yang diperoleh melalui observasi, teknik rekam, dan wawancara Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 tuturan yang mengandung makna konotasi, terdiri atas 9 konotasi positif tinggi dan 6 konotasi positif rendah. Konotasi positif tinggi digunakan untuk menyampaikan penghormatan, kesepakatan, kebersamaan, dan penguatan keputusan adat. Sementara itu, konotasi positif rendah berfungsi menyampaikan kerendahan hati, kesantunan, kesiapan menerima keputusan, serta kejelasan maksud. Makna yang ingin disampaikan dalam tuturan basiacuong  meliputi ajakan bermusyawarah, penghormatan terhadap hierarki adat, penolakan secara halus, nasihat kehati-hatian, tanggung jawab, serta upaya menjaga keharmonisan hubungan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa konotasi dalam basiacuong  mencerminkan nilai budaya masyarakat Kampar.

References

Adil, A., Liana, Y., Mayasari, R., Lamonge, A. S., Ristiyana, R., Saputri, F. R., Jayatmi, I., Satria, E. B., Permana, A. A., Rohman, Moh. M., Arta, D. N. C., Bani, M. D., Bani, G. A., Haslinah, A., & Wijoyo, E. B. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif; Teori dan Praktik (N. Sulung & R. M. Sahara, Eds.; Vol. 1). Get Press Indonesia. https://www.researchgate.net/publication/377329440.

Andini, S., Susanti, E., Zaskia, N., & Fatonah, I. (2024). Tradisi Basiacuong di dalam Peresmian Pernikahan pada Masyarakat Kampar Riau. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(4), 4836–4842. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu.

Bauman, R. (1975). Verbal art as performance. American Anthropologist, 77(2), 290-311. Also published as Bauman, R. (1977). Verbal Art as Performance. Waveland Press.

Djajasudarma, F. (2010). Metode Linguistik. Bandung: PT Refika Aditama.

Goddard, C. (2000). Cultural scripts and communicative style in Malay (Bahasa Melayu). Anthropological Linguistics, 42(1), 81-106.

Hikmawati, F. (2020). Metodologi Penelitian (4th ed.). Bandung: PT Rajagrafindo Persada.

Nurmalina. (2016). Basiacuong Masyarakat Kualu Nenas Kabupaten Kampar Provinsi Riau (Fungsi Sosial dan Nilai-Nilai Budaya) Nurmalina Dosen S1 PG-PAUD STKIP Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal PAUD Tambusai, 2(2), 42–49. http://journal.stkiptam.ac.id/index.php/obsesi.

Pakpahan, A. F., Prasetio, A., Gurning, E. S. N. K., Situmorang, R. F. R., Sipayung, T. P. D., Sesilia, A. P., Purba, P. P. R. B., Chaerul, M., Siagian, I. Y. V., & Rantung, G. A. J. (2021). Metodologi Penelitian Ilmiah (A. Karim & J. Simarmata, Eds.). Yayasan Kita Menulis.

Prasetya, H. S., Sasongko, S. D., & Agan, S. (2022). Pemilihan Kata Konotasi Pada Kumpulan Lagu Hip Hop di Indonesia Karyya Eizy. Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 6(2), 37–48. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i2.19122.

Salamah, S., Satwika, P. W., Salma, W., & Setiawati, E. (2024). Pemerolehan Bahasa Anak Usia Dini di PAUD Mentari: Tinjauan Sintaksis dan Psikolinguistik. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 83-98.

Sari, D., Faizah, H., charustian, & Syafrial. (2024). Nilai-Nilai Yang Terkandung pada Tangga Rumah Lontiok di Desa Pulau Belimbing. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(1), 2337–2347. https://j-innovative.org/index.php/Innovative.

Siregar, U. A., Silvi, N., Hasibuan, W., & Rambe, N. F. (2023). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Jurnal Hata Poda, 2(2), 95-104.

Sulistiayu, A., Syafrial, & Rahman, E. (2021). Ikon, Indeks Simbol Dalam Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Kajian Semiotika). Sastranesia: Jurnal Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, 9(1). https://doi.org/10.32682/sastranesia.v%vi%i.1798.

Susanti, D., Guslinda, G., & Kurniaman, O. (2022). Analisis Nilai Karakter Komunikatif dalamTardisi Basiacuong di Kabupaten Kampar. Jurnal PAJAR (Pendidikan Dan Pengajaran), 6(2), 356–370. https://doi.org/10.33578/pjr.v6i2.8434.

Wada, F. H., Pertiwi, A., Hasiolan, M. I. S., & Lestari. Sri. (2024). Buku Ajar Metodologi Penelitian (Sepriano & Efitra, Eds.; 1st ed.). PT. Sonpedia Publishing Indonesia. www.buku.sonpedia.com.

Yarna, N. (2018). Tradsi Basiacuong Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar. JOM FISIP, 1(1).

Zulfahmi, J. (2022). Zulfahmi Tradisi Basiacuong Dusun III Tanjung Pulau Tinggi Desa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6, 13371–13382.

Downloads

Published

2026-06-13

How to Cite

Kamil, R. ., Elmustian, & Sinaga, M. . (2026). PENYAMPAIAN PESAN MELALUI KONOTASI POSITIF DALAM TRADISI LISAN BASIACUONG MASYARAKAT KAMPAR. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 6(02), 13–23. https://doi.org/10.69957/tanda.v6i02.2798