VARIASI FONEM KONSONAN DALAM BAHASA MELAYU RIAU DIALEK KAMPAR PADA SEPULUH DESA DI KECAMATAN KAMPAR

Authors

  • Adinda Salsabilla Universitas Riau
  • Charlina Universitas Riau
  • Oki Rasdana Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.69957/tanda.v6i03.2791

Keywords:

Variasi Fonem Konsonan, Dialek Kampar (Ocu), Dialektologi, Faktor Geografis, Faktor Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurai, mengklasifikasikan, dan mendeskripsikan secara komprehensif bentuk-bentuk variasi fonem konsonan (bunyi kontoid) dalam Bahasa Melayu Riau dialek Kampar (Bahasa Ocu) di sepuluh desa Kecamatan Kampar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif naturalistik dengan menerapkan analisis domain dan taksonomi model James Spradley. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik simak libat catat (SLC) dan teknik rekam terhadap penutur asli yang memenuhi kriteria informan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kekayaan fonologis berupa 20 pola variasi fonem konsonan yang tersebar secara asimetris. Fonem frikatif velar bersuara /gh/ yang menjadi identitas autentik Bahasa Ocu merupakan elemen paling labil dan produktif mengalami pergeseran dalam 11 pola variasi. Secara sosiolinguistik dan geografis, variasi tertinggi ditemukan di Desa Air Tiris (18 variasi) karena letaknya di perlintasan jalur transportasi utama dengan mobilitas penduduk yang tinggi. Sebaliknya, variasi terendah ditemukan di Desa Rumbio (6 variasi) dan Penyasawan (7 variasi) yang berfungsi sebagai wilayah pertahanan linguistik (linguistic sanctuary) karena masih mempertahankan struktur adat secara kuat. Penelitian ini merekomendasikan adanya upaya konkret pertahanan bahasa (language maintenance) melalui jalur regulasi adat dan pengintegrasian ke dalam kurikulum muatan lokal sekolah dasar.

References

Adevio, V., Khair, U., & Misriani, A. (2023). Variasi Fonologi Bahasa Daerah Dalam Penggunaan Bahasa Indonesia di Desa Kota Baru Santan. Institut Agama Islam Negeri Curup.

Akhyaruddin, E. P. H., & Yusra, H. (2020). Bahan Ajar Fonologi. Jambi: Komunitas Gemulun Indonesia.

Dr. Arif Rachman, drg., SH., MH., MM., MTr.Hanla., Sp.Pros., CIQnR., Ciq., Dr.(Cand)E. Yochanan., SKM., Skep., MM., MARS., PIA., K., Dr. Ir. Andi Ilham Samanlangi, S.T., M. T., & Hery Purnomo, S.E., M. M. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. In Cetakan Pertama, Januari 2024. CV Saba Jaya Publisher.

Halimah, H., Malik, R., Kusumah, E., & Resmini, N. (2025). Fenomena Perubahan Bunyi: Faktor Perubahan Fonem/r/ke/gh/Bahasa Indonesia dalam Beberapa Kosakata Bahasa Serawai Dialek Kedurang. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 330–343.

Muslich, M. (2024). Fonologi bahasa Indonesia: Tinjauan deskriptif sistem bunyi bahasa Indonesia. Bumi Aksara.

Nurjamilah, S., Viranti, S. Y., & Mufid, M. N. (2023). Fonologi Bahasa Perbedaan Alofon Bahasa Indonesia Dengan Bahasa Sunda. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa Dan Pendidikan, 1(4), 32–43.

Ramadhani, A., Permatasari, I., Rahmayana, L., Maulida, N., Siregar, A., Nanda, W., Harahap, A., Audina, F., Ramadhani, A., & Permatasari, I. (2024). Dasar-Dasar Fonologi dalam Linguistik. Multiple: Journal of Global and Multidisiplinary, 2(6), 1886–1898.

Setyaningsih, Y., & Rahardi, R. K. (2014). Fonologi Bahasa Indonesia. Universitas Samta Dharma.

Downloads

Published

2026-06-07

How to Cite

Salsabilla, A., Charlina, & Rasdana, O. (2026). VARIASI FONEM KONSONAN DALAM BAHASA MELAYU RIAU DIALEK KAMPAR PADA SEPULUH DESA DI KECAMATAN KAMPAR. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 6(03), 82–94. https://doi.org/10.69957/tanda.v6i03.2791