PENYULUHAN, PENDAMPINGAN, DAN PEMBINAAN, SERTA PENGAWASAN PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL DI KABUPATEN SITUBONDO
Keywords:
Pelayanan Kesehatan, Pengobatan Tradisional, Battra, Penyehat Tradisional, HattraAbstract
Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatkan usia harapan hidup dan kualitas hidup melalui upaya-upaya kesehatan yang diselenggarakan oleh seluruh potensi bangsa. Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal diselenggarakan berbagai upaya kesehatan melalui berbagai kegiatan. Penyehat Tradisional atau Hattra adalah setiap orang yang melakukan pelayanan Kesehatan tradisional empiris yang pengetahuan dan ketrampilannya diperoleh melalui pengalaman turun temurun atau pendidikan non formal. Penyehat Tradisional/Hattra dulu lebih dikenal dengan Battra/Pengobat tradisional, meliputi tenaga pengobat, cara, sarana dan obat tradisional yang telah diakui keberadaanya sejak zaman dahulu dan sampai kini tetap dimanfaatkan oleh masyarakat dengan kecenderungan terus meningkat. Di Kabupaten Situbondo data tahun 2019 terdapat hattra dengan ramuan 19 orang, hattra dengan ketrampilan seperti pijat reflexi 14 orang, bekam kering 7 orang, terapi energi 2 orang, pijat tradisional 335 orang, SPA 2 orang total semua 360 hattra, adapun yang memiliki STPT (Surat Terdaftar Pelayanan Tradisional) sebanyak 43 orang hattra, STPT adalah bukti tertulis yang diberikan kepada Hattra yang telah mendaftar untuk memberikan pelayanan kesehatan tradisional secara empiris. Di Situbondo terdapat 11,9% orang Hattra yang memiliki STPT sehingga masih minimnya perlindungan keamanan masyarakat terhadap pengguna pelayanan kesehatan tradisional. Terdapat 55,3% penduduk Indonesia menggunakan ramuan tradisional/jamu untuk memelihara kesehatanya dan 95,6% dari angka tersebut mengakui ramuan tradisional yang digunakan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Pelayanan kesehatan tradisional merupakan warisan budaya yang telah dimanfaatkan sejak dahulu kala dan sampai saat ini masih diakui keberadaanya di masyarakat dan cukup potensial perannya dalam menunjang peningkatan kesehatan
Downloads
References
Julia Utama, 2017. Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Dan SIstem Pengendalian Intern Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah, Jurnal Fakultas Ekonomi, Universitas Riau Indonesia.
Rachman, Dicky. 2015. Pengaruh Penerapan Pemanfaatan Teknologi Informasi, Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Dan Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah, Jurnal Fakultas Ekonomi, Universitas Riau Indonesia
Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 79 Tahun 2018 tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Peraturan Bupati Situbondo Nomor 41 Tahun 2017 tentang Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Unit Pelaksana Teknis Rumah Sakit Umum Daerah dr. Abdoer Rahem pada Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Agus Sukristyanto, Siti Mardiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Pengabdian Nasional ABDI MASSA ber e-ISSN 2797-0493 ini berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.