PENINGKATAN NILAI TAMBAH LIMBAH KULIT BUAH NAGA MERAH MELALUI PENDAMPINGAN USAHA STIK PADA UMKM DI PANGPAJUNG MADURA
DOI:
https://doi.org/10.69957/abdimass.v6i04.2874Keywords:
Buah Naga Merah, Nilai Tambah, Ekonomi Kreatif, kewirausahaan UMKM, Usaha Kuliner Daerah Pangpajung di Madura, Limbak OrganikAbstract
Buah naga merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena karakteristiknya yang unik, cita rasa yang khas, serta kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, pemanfaatan buah naga masih didominasi pada bagian daging buah, sedangkan kulitnya sering kali dianggap sebagai limbah yang memiliki nilai ekonomi rendah. Padahal, kulit buah naga merah mengandung senyawa antosianin yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pewarna alami pangan yang aman dan ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah limbah kulit buah naga melalui pengembangan produk olahan berupa stik makanan ringan yang diberi merek Hylo Poly. Pendampingan usaha dilakukan kepada UMKM Usaha Kuliner di daerah Pangpajung Madura selama dua bulan, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk. Dari perspektif ekonomi, pemanfaatan limbah kulit buah naga mampu menciptakan nilai tambah (value added), mengurangi biaya lingkungan akibat limbah organik, serta membuka peluang usaha berbasis inovasi dan ekonomi sirkular. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa usaha yang dijalankan UMKM Usaha Kuliner di daerah Pangpajung Madura dapat berkembang dengan baik, produk diterima oleh konsumen, dan menghasilkan keuntungan yang cukup signifikan. Dengan demikian, pemanfaatan limbah kulit buah naga tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan pengembangan jiwa kewirausahaan UMKM Usaha Kuliner di daerah Pangpajung Madura.
Downloads
References
Lukyani, Lulu. (2021). 5 Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan yang Telah Terbukti. Diakses tanggal 21 Mei 2021 dari situs https://www.kompas.com/sains/read/2021/05/07/163200023/5-manfaat-buah-naga-untuk-kesehatan-yang-telah-terbukti-?page=all.
Santoso, P. J. 2013. Budidaya Buah Naga Organik di Pekarangan, Berdasarkan Pengalaman Petani di Kabupaten Malang. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika. Sumatra Barat.
Sutomo, Budi. 2007. Buah Naga Merah-Segar dan Berkhasiat. Jakarta: Penebar Swadaya. Swastika, S., & Suhendri, Y. N. D. S. (2012). Hama dan Penyakit Buah Naga. Balai
Pengkajian Teknologi Pertanian Riau-Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian. Pekanbaru.
Yahya, F., Hermansyah, H., Syafruddin, S., Fitriyanto, S., & Musahrain, M. (2020). Pelatihan Desain Grafis untuk Kelompok Pemuda Kreatif Desa Gontar Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 3(2).
Citramukti. (2008). Pemanfaatan Kulit Buah Naga sebagai Sumber Antosianin.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arga Christian Sitohang; Kridho Hery Gunawan; Riyadi Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Pengabdian Nasional ABDI MASSA ber e-ISSN 2797-0493 ini berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.







