ALAT PERAGA PENDIDIKAN SMART STEPS ADVENTURE MENUJU KAMPUNG DARMO CERDAS TANPA BATAS
DOI:
https://doi.org/10.69957/abdimass.v5i06.2528Keywords:
Kesenjangan Pendidikan, Kampung, Fasilitas Pendidikan, Alat Peraga Pendidikan, Kebijakan PendidikanAbstract
Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh negara sesuai dengan konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam hal ini salah satu kewajiban negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan Pasal 31 ayat 3 UUD 1945. Namun, faktanya kesenjangan pendidikan masih dialami banyak warga negara tidak hanya di daerah pedalaman atau daerah terpencil saja, akan tetapi hal ini juga terjadi di kota-kota besar salah satunya adalah Kota Surabaya dimana dalam studi kasus artikel ini adalah di Kelurahan Darmo, RT 7 dan RW 3. Pada kegiatan pengabdian kali ini, kami menawarkan salah satu solusi yang dapat memperkecil kesenjangan pendidikan yakni berupa alat peraga edukatif atau APE untuk mendukung program pendidikan non-formal di kampung yang biasanya diselenggarakan di balai RW untuk anak-anak sekolah SD dan SMP yang bersekolah di sekolah Negeri. Artikel ini juga menuliskan gambaran faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan pendidikan yang terjadi di Kelurahan Darmo melalui kajian literatur, observasi lapangan, wawancara dengan pihak-pihak terkait. Dengan pembuatan alat peraga edukatif bertema Smart Steps Adventure juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi maupun masukan-masukan terkait dengan Kebijakan Pemerintah Kota Surabaya di bidang pendidikan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di daerah-daerah perkampungan.
Downloads
References
Mulyadi, H., & Suryani, R. (2020). Penggunaan Alat Peraga Edukasi dalam Pendidikan Non-Formal di Daerah Terpencil. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 5(1), 23-35.
Hidayat, A. (2021). Peran Pendidikan Non-Formal dalam Peningkatan Kualitas SDM di Pedesaan. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 12(3), 45-58.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pengembangan Pendidikan Non-Formal di Daerah Terpencil. Jakarta: Kemdikbud.
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Pendidikan di Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2021). Laporan Tahunan Pendidikan Indonesia.
Dewi, S. (2020). "Kesenjangan Pendidikan antara Perkotaan dan Pedesaan." Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 45-60.
Apsari, Y., Lisdawati, I., & Mulyani, E. R. (2020). ALAT PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS. Abdimas Siliwangi, 3(1), 38–47. https://doi.org/10.22460/ELTIN.V5I2.P51-56
Iqbal, A. I., Munasiroh, S., Masula, Q., Hasanah, S., & A’yuni, Q. (2025). Pengembangan Alat Permainan Edukatif (APE) Berbasis Kearifan Lokal Bagi Guru di Lembaga PAUD Desa Curahtakir, Kec.Tempurejo, Kabupaten Jember Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak dan Mengurangi Ketergantungan Anak dalam Bermain Gadget. ’Ibadatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(01), 14–36. https://doi.org/10.55120/IBADATJURNAL.V4I01.2110
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rizkya Dwijayanti; Annisa Cahya Fatikasari; Ahmad Febi Adi Satria; Feny Cholifah Sari; Atha Falah Ramadhan; Muhammad Nico Adriya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Pengabdian Nasional ABDI MASSA ber e-ISSN 2797-0493 ini berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.






