RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818)
https://aksiologi.org/index.php/relasi
<ul> <li>Journal Title : <a href="https://aksiologi.org/"><strong>RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi</strong></a> </li> <li>Initials : <a href="https://aksiologi.org/"><strong>RELASI</strong></a></li> <li>Grade : <a href="https://drive.google.com/file/d/1BPyiT5rGszIb3VlvdgWNDyxAXTzlcInq/view?usp=sharing"><strong>SINTA 5</strong></a></li> <li>Frequency : <strong>4 issues per year</strong></li> <li>DoI : <a href="https://search.crossref.org/?q=+2807-6818&from_ui=yes"><strong>10.69957/relasi.v4i</strong></a></li> <li>Online ISSN : <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2807-6818"><strong>2807-6818</strong></a></li> <li>Editor in Chief : <a href="https://aksiologi.org/index.php/relasi/AJLPT"><strong>Andia Jingga Langit Persada Timur, S.I. Kom., M. I.Kom</strong></a></li> <li>Publisher : <a href="https://ibnurochimconnection.blogspot.com/"><strong>Community of Research Laboratory</strong></a></li> <li>Cite Analysis : <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&user=3PaZhIcAAAAJ&view_op=list_works&authuser=2&gmla=AJsN-F53OrZW1ddtqbBjph_MAGrZBVsXCPqLvw2M2Y3jgGn37byaywxhhwEwFJMBXAiY8X06vV0wEv8GxoaUvcF0losDFAv2tg"><strong>Google Scholars</strong></a></li> <li>Indexing : <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/24928"><strong>GARUDA</strong></a></li> </ul> <p><strong>RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi</strong> is a double -blind peer-reviewed open access journal established by Community of Research Laboratory.</p> <p><strong>RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi</strong> (e-ISSN: 2807-6818) bertemakan:</p> <p><strong>Jurnalisme</strong>: membahas komunikasi di media dan jurnalisme<br /><strong>Penyiaran</strong>: membahas tentang komunikasi di televisi dan radio<br /><strong>Media Baru</strong>: membahas tentang komunikasi di media baru<br /><strong>Komunikasi Politik</strong>: Komunikasi yang menggunakan pesan dan aktor politik atau terkait dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan<br /><strong>Public Relations</strong>: membahas tentang public relation<br /><strong>Komunikasi Pemasaran</strong>: membahas tentang pemasaran dalam komunikasi</p>COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYAen-USRELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818)2807-6818<p>Penulis yang manuskripnya diterbitkan akan menyetujui ketentuan sebagai berikut:</p> <p>Hak untuk publikasi semua materi jurnal yang diterbitkan di situs web <strong>RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi </strong>dipegang oleh dewan editorial dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap menjadi milik penulis).</p> <p>Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi <em><strong>Creative Commons-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA)</strong></em>, yang berarti <strong>RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi </strong>berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.</p> <p>Naskah yang dicetak dan diterbitkan secara elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran undang-undang hak cipta.</p>MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN ADVOKASI KEBIJAKAN DALAM MENGUATKAN IDENTITAS DESA BEJIJONG SEBAGAI DESA WISATA BUDAYA
https://aksiologi.org/index.php/relasi/article/view/2748
<p>Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang mendapatkan perhatian khusus pemerintah untuk menjadi motor penggerak perekonomian daerahnya. Selain sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar kepada negara, industri pariwisata dinilai memiliki andil penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penyerap tenaga kerja, serta pemicu investasi sehingga pengembangan desa wisata sangat diperlukan sebagai sebuah model dalam usaha untuk mengoptimalkan pembangunan desa menjadi desa mandiri. Berdasarkan pada hal tersebut, maka diperlukan sebuah perencanaan strategi komunikasi yang matang oleh Pemerintah Desa Bejijong dalam menguatkan identitas Desa Bejijong sebagai desa wisata berbasis budaya. Penelitian ini berusaha melihat permasalahan melalui manajemen komunikasi dan advokasi terhadap kebijakan Pemerintah Desa Bejijong, Kabupaten Mojokerto. Advokasi kebijakan sebagai upaya penguatan identitas Desa Bejijong sebagai desa budaya bersifat multisektor, oleh karena itu melibatkan banyak pihak dan kerjasama dari berbagai sektor, tingkat pemerintahan di berbagai lokasi geografis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang komprehensif untuk mengembangkan manajemen komunikasi dan advokasi sebagai upaya membangun identitas desa wisata di Desa Bejijong. Dalam mengelola pariwisatanya, Pemerintah Desa Bejijong telah mengimplementasikan manajemen komunikasi, serta bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai salah satu bentuk advokasi agar penanganan dapat dilakukan dengan maksimal. Manajemen komunikasi dan advokasi yang dilakukan memungkinkan penggabungan berbagai perspektif dan sumber daya atau aktor yang terlibat untuk menciptakan solusi yang lebih menyeluruh dan lebih maksimal. Dengan menerapkan proses manajemen komunikasi dan advokasi memastikan bahwa kebijakan dan program yang diterapkan lebih inklusif dan partisipatif, sehingga penanganan dengan proses ini dapat membantu dalam memastikan bahwa informasi terkait kebijakan pariwisata yang ada yang didistribusikan sesuai dengan kebutuhan dan konteks lokal, sehingga lebih diterima dan efektif.</p>Muchamad RizqiAgus SukristyantoAlda Nur Aufa Dania
Copyright (c) 2026 Muchamad Rizqi; Agus Sukristyanto; Alda Nur Aufa Dania
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-05-042026-05-04602132410.69957/relasi.v6i02.2748PROPAGANDA DAN DISINFORMASI DIGITAL DALAM KONFLIK IRAN–ISRAEL: ANALISIS FRAMING KONTEN TIKTOK
https://aksiologi.org/index.php/relasi/article/view/2737
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis propaganda dan disinformasi digital dalam konflik Iran–Israel melalui konten yang beredar di TikTok. Konflik Iran–Israel tidak lagi terbatas pada ranah militer, melainkan berkembang menjadi perang narasi global yang melibatkan berbagai aktor dalam memperebutkan opini publik. Dalam konteks ini, media sosial, khususnya TikTok, berperan sebagai kanal utama penyebaran informasi tanpa adanya gatekeeper yang ketat. Karakteristik TikTok yang berbasis algoritma, video pendek, dan tingkat viralitas yang tinggi menjadikannya medium strategis dalam menyebarkan propaganda dan disinformasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing untuk mengidentifikasi bagaimana konten TikTok membingkai konflik Iran–Israel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten yang beredar tidak bersifat netral, melainkan dikonstruksi melalui berbagai sudut pandang tertentu yang berpotensi memengaruhi persepsi audiens. Selain itu, ditemukan berbagai bentuk disinformasi, seperti manipulasi konteks, penyederhanaan informasi, dan penggunaan narasi emosional. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi internasional dan media digital, khususnya terkait peran TikTok dalam konflik global yang masih relatif terbatas. Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital dalam menyikapi informasi di media sosial.</p>Anak Agung Ayu Zahra Laylia CantikaDoan Widhiandono
Copyright (c) 2026 Anak Agung Ayu Zahra Laylia Cantika; Doan Widhiandono
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-262026-04-2660211210.69957/relasi.v6i02.2737