https://aksiologi.org/index.php/relasi/issue/feedRELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818)2026-08-01T00:00:00+07:00Adminjurnalrelasi@gmail.comOpen Journal Systems<ul> <li>Journal Title : <a href="https://aksiologi.org/"><strong>RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi</strong></a> </li> <li>Initials : <a href="https://aksiologi.org/"><strong>RELASI</strong></a></li> <li>Grade : <a href="https://drive.google.com/file/d/1BPyiT5rGszIb3VlvdgWNDyxAXTzlcInq/view?usp=sharing"><strong>SINTA 5</strong></a></li> <li>Frequency : <strong>4 issues per year</strong></li> <li>DoI : <a href="https://search.crossref.org/?q=+2807-6818&from_ui=yes"><strong>10.69957/relasi.v4i</strong></a></li> <li>Online ISSN : <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2807-6818"><strong>2807-6818</strong></a></li> <li>Editor in Chief : <a href="https://aksiologi.org/index.php/relasi/AJLPT"><strong>Andia Jingga Langit Persada Timur, S.I. Kom., M. I.Kom</strong></a></li> <li>Publisher : <a href="https://ibnurochimconnection.blogspot.com/"><strong>Community of Research Laboratory</strong></a></li> <li>Cite Analysis : <a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&user=3PaZhIcAAAAJ&view_op=list_works&authuser=2&gmla=AJsN-F53OrZW1ddtqbBjph_MAGrZBVsXCPqLvw2M2Y3jgGn37byaywxhhwEwFJMBXAiY8X06vV0wEv8GxoaUvcF0losDFAv2tg"><strong>Google Scholars</strong></a></li> <li>Indexing : <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/24928"><strong>GARUDA</strong></a></li> </ul> <p><strong>RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi</strong> is a double -blind peer-reviewed open access journal established by Community of Research Laboratory.</p> <p><strong>RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi</strong> (e-ISSN: 2807-6818) bertemakan:</p> <p><strong>Jurnalisme</strong>: membahas komunikasi di media dan jurnalisme<br /><strong>Penyiaran</strong>: membahas tentang komunikasi di televisi dan radio<br /><strong>Media Baru</strong>: membahas tentang komunikasi di media baru<br /><strong>Komunikasi Politik</strong>: Komunikasi yang menggunakan pesan dan aktor politik atau terkait dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan<br /><strong>Public Relations</strong>: membahas tentang public relation<br /><strong>Komunikasi Pemasaran</strong>: membahas tentang pemasaran dalam komunikasi</p>https://aksiologi.org/index.php/relasi/article/view/2841ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN POLEMIK PASPOR PEMAIN NATURALISASI TIM NASIONAL INDONESIA di Bola.com dan The Thao 2472026-06-21T04:46:18+07:00Muhammad Rifky Ardiawanrifkyardiawan021@gmail.comDoan Widhiandonodoanwidhi@untag-sby.ac.id<p>Penelitian ini mengkaji perbedaan framing media dalam konteks komunikasi internasional melalui pemberitaan polemik paspor pemain naturalisasi Tim Nasional Indonesia, dengan menempatkan media sebagai aktor yang mengonstruksi persepsi publik lintas negara melalui strategi narasi yang sistematis. Berlandaskan teori framing Robert Entman yang mencakup pendefinisian masalah, penentuan penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi solusi, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing terhadap enam artikel berita, masing-masing tiga artikel dari Bola.com dan tiga artikel dari The Thao 247 sebagai representasi media Indonesia dan Vietnam. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan framing yang signifikan dan konsisten pada seluruh enam artikel yang dianalisis. <a href="http://bola.com">Bola.com</a> secara konsisten membingkai isu sebagai persoalan administratif dan regulatif melalui strategi issue containment yang membatasi makna polemik sekaligus melindungi legitimasi kebijakan naturalisasi Indonesia. Sebaliknya, The Thao 247 secara konsisten membingkai isu sebagai potensi pelanggaran yang mengancam integritas kompetisi melalui strategi issue amplification yang memperluas makna dan urgensi polemik. Perbedaan ini dibuktikan melalui kutipan tekstual langsung yang mencakup diksi, konstruksi headline, penyusunan lead, dan pemilihan narasumber yang berbeda secara konsisten di seluruh artikel, menunjukkan bahwa divergensi framing bukan bersifat insidental melainkan mencerminkan posisi editorial yang sistematis dibentuk oleh kepentingan nasional dan konteks kompetitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa framing media berfungsi sebagai strategi konstruksi realitas yang dibentuk oleh konteks nasional, menghasilkan persepsi publik yang berbeda terhadap peristiwa yang sama.</p>2026-06-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Muhammad Rifky Ardiawan; Doan Widhiandonohttps://aksiologi.org/index.php/relasi/article/view/2842KONSTRUKSI MEDIA ATAS KONDISI FISKAL APBN KUARTAL I 2025: ANALISIS FRAMING GAMSON DAN MODIGLIANI PADA SEGMEN BISNIS YOUTUBE KOMPAS TV2026-06-18T22:45:03+07:00Nadjwa Dwi Yulianitanadjwady@gmail.comAndika Viniantovinianto@unpad.ac.idM. Z. Al-Faqihm.z.al.faqih@unpad.ac.id<p>Keterlambatan realisasi APBN Januari–Februari 2025 serta munculnya defisit fiskal pada awal tahun menjadi perhatian publik dan media. Kompas TV sebagai media arus utama turut memberitakan isu tersebut melalui segmen bisnis di platform YouTube. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana Kompas TV membingkai pemberitaan mengenai kondisi fiskal APBN Kuartal I 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing Gamson dan Modigliani terhadap dua video pemberitaan Kompas TV yang membahas keterlambatan realisasi APBN dan defisit fiskal pada Januari – Februari 2025. Data dianalisis melalui perangkat <em>framing devices </em>dan <em>reasoning devices. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas TV membingkai kondisi fiskal APBN Kuartal I 2025 sebagai situasi yang berada dalam tekanan dan ketidakpastian. Pemberitaan menekankan isu transparansi fiskal, penurunan penerimaan negara, dan defisit APBN melalui penggunaan <em>catchphrases, depiction, exemplaar, </em>dan <em>visual images</em>. Narasi sebab-akibat yang dibangun menempatkan keterlambatan realisasi APBN, manuver anggaran pemerintah, dan penurunan penerimaan negara sebagai akar permasalahan. Sementara, ketidakpastian pasar saham, kepercayaan publik, dan tekanan ekonomi nasional dikonstruksi sebagai konsekuensinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kompas TV tidak hanya menyampaikan informasi fiskal, tetapi juga mengonstruksi makna terkait kondisi fiskal yang berada dalam tekanan dengan menempatkan transparansi fiskal sebagai faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik, investor, dan stabilitas ekonomi nasional.</p>2026-06-19T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Nadjwa Dwi Yulianita; Andika Vinianto; M. Z. Al-Faqih