HIERARKI PENGARUH MANAJEMEN ETIKA DAN TEKANAN ALGORITMA MEDIA DALAM RUANG REDAKSI SIBER

Authors

  • Wahyu Kuncoro Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69957/relasi.v6i03.3101

Keywords:

Hierarki Pengaruh, Manajemen Etika, Ruang Redaksi Siber, Tekanan Algoritma, TribunJatim Network

Abstract

Perkembangan teknologi algoritma platform global secara radikal mengubah lanskap jurnalisme digital, memicu tekanan performa Search Engine Optimization (SEO) yang kerap berbenturan dengan idealisme pers. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen etika di ruang redaksi siber dalam menghadapi tekanan algoritma berdasarkan Teori Hierarki Pengaruh (Hierarchical Influences Model). Menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan pendekatan deskriptif pada TribunJatim Network, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama jurnalis dari tiga level hierarki ruang redaksi: Pemimpin Redaksi (level organisasi), Editor (level rutinitas), dan Reporter (level individu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang redaksi melakukan negosiasi adaptif melalui tiga lapis intervensi manajemen: (1) pada level organisasi, manajemen puncak memangkas porsi traffic dalam KPI hingga tersisa 5-7% serta menerapkan sanksi tegas demi menjaga domain authority; (2) pada level rutinitas, editor memposisikan data Google Trends hanya sebagai pemantik isu awal yang wajib melalui penyaringan nilai berita; dan (3) pada level individu, jurnalis lapangan menerapkan strategi pelaporan berlapis (running news) untuk mengawinkan kecepatan distribusi mesin dan akurasi informasi manusia. Temuan ini membuktikan bahwa melalui manajemen yang terstruktur pada setiap level hierarki pengaruh, tekanan algoritma dan etika jurnalistik dapat diintegrasikan secara harmonis tanpa mengorbankan kredibilitas pers.

References

Angriani, L., & Hernawati, R. (2024). Penerapan Search Engine Optimization (SEO) pada pemberitaan di media siber. Jurnal Netnografi Komunikasi, 3(1), 73-87.

Dewan Pers. (2006). Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers.

Fahreza, M., & Nugroho, A. (2024). Ekonomi politik media siber: Konstruksi komodifikasi audiens pada portal berita lokal. Jurnal Komunikasi Massa, 12(2), 145-159.

Fikri, M. N., & Rahmawati, D. (2024). Pengaruh kebijakan redaksional korporasi media terhadap otonomi jurnalis siber regional. Jurnal Kajian Jurnalisme, 8(1), 32-47.

Gunawan, I. (2024). Ritme kerja real-time journalism dan problematika verifikasi berita di era algoritma. Jurnal Riset Jurnalistik, 4(1), 88-102.

Hardianto, A., & Sukmono, F. G. (2023). Konstruksi teknik SEO on-page dalam mendongkrak visibilitas artikel media online. Jurnal Komunikasi Profesional, 7(3), 210-225.

Hasanah, U., & Akbar, M. F. (2025). Konflik peran jurnalis digital: Antara idealisme etis pers dan tuntutan target metrik kuantitatif. Jurnal Etika Komunikasi, 8(1), 15-29.

Kurniawan, R., & Pratama, B. (2024). Pergeseran fungsi gatekeeper: Analisis interaksi jurnalis manusia dan algoritma platform global. Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 112-126.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mudjiyanto, B. (2023). Komodifikasi audiens dan negosiasi ekonomi politik dalam ekosistem industri media siber di Indonesia. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 27(1), 45-61.

Nugraha, Y., & Setiawan, H. (2023). Strategi manajemen media lokal dalam jaringan korporasi siber nasional. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 5(2), 101-115.

Prasetyo, B., & Utami, S. (2025). Sensasionalisme judul berita digital: Analisis pelanggaran kode etik jurnalistik pasal 1 dan 3. Jurnal Riset Komunikasi, 9(1), 54-69.

Putra, A. D., & Kusuma, W. (2024). Eksistensi jurnalisme lokal di bawah bayang-bayang konglomerasi media digital nasional. Jurnal Komunikasi dan Masyarakat, 11(2), 177-192.

Ramadhan, F., & Wijaya, K. (2025). Struktur hierarki pengaruh di ruang redaksi siber: Studi kasus penentuan agenda setting media online regional. Jurnal Teori Komunikasi, 10(1), 44-59.

Rufaidah, A. (2024). Jurnalisme clickbait di media online: Mengaburkan kualitas demi akumulasi traffic. Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK), 6(1), 118-131.

Sari, P. P., & Hidayat, R. (2023). Pola hubungan biner antara tuntutan SEO dan kepatuhan etika profesi jurnalis. Jurnal Media Siber Indonesia, 4(2), 95-109.

Shoemaker, P. J., & Reese, S. D. (2014). Mediating the message in the 21st century: A media sociology perspective. Routledge. [2]

Shoemaker, P. J., & Vos, T. P. (2009). Gatekeeping theory. Routledge. [1]

Solihin, O., Widyaningrum, R., & Hariyati, F. (2025). Analisis konten clickbait pada website berita: Menakar batas etika dan tuntutan agenda-setting. Jurnal Komunikasi dan Media, 9(2), 104-119.

Taufik, M., Rahmawan, D., & Cetera, R. (2023). Disinformasi dalam pusaran jurnalisme umpan klik (clickbait) dan dampaknya terhadap kepercayaan publik jangka panjang. Jurnal Etika Komunikasi, 6(2), 78-93.

Trilling, D., van Hoof, M., & Gelper, S. (2021). From click to share: How algorithmic curation shapes the selection of news. Digital Journalism, 9(7), 912-933.

Utama, S. (2023). Konstruksi agenda publik era digital: Kekalahan gatekeeper manusia dari kedaulatan algoritma Google Discover. Jurnal Komunikasi Modern, 15(1), 60-75.

Wibowo, T. (2024). Kompromi destruktif ruang redaksi: Studi kasus praktik jurnalisme siber di Indonesia. Jurnal Sosiologi Media, 5(2), 130-144.

Wijayanto, X., & Lestari, Y. (2024). Analisis pergeseran Google Core Update terhadap preferensi jurnalisme berkualitas di Indonesia. Jurnal Teknologi Komunikasi, 6(1), 40-55.

Yatno, B., & Budiman, A. (2024). Ragam pendekatan studi kasus kualitatif dalam penelitian sosiologi komunikasi siber. Jurnal Metodologi Penelitian, 3(2), 89-104.

Zamroni, M. (2023). Etika jurnalisme siber: Menjaga jurnalisme berkualitas di tengah gempuran algoritma platform global. Jurnal Dewan Pers, 7(1), 12-29.

Downloads

Published

2026-09-12

How to Cite

Kuncoro, W. (2026). HIERARKI PENGARUH MANAJEMEN ETIKA DAN TEKANAN ALGORITMA MEDIA DALAM RUANG REDAKSI SIBER. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 6(03), 221–229. https://doi.org/10.69957/relasi.v6i03.3101