STRATEGI KOMUNIKASI PARIWISATA DINAS PARIWISATA KABUPATEN BLITAR DALAM MEMBANGUN BRAND DESTINATION MUSEUM PENATARAN SEBAGAI DESTINASI WISATA

Authors

  • Yasinta Citra Dewi Kurniasari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Muchammad Rizqi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Fransisca Benedicta Avira Citra Paramita Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69957/relasi.v6i02.2772

Keywords:

Strategi Komunikasi, Komunikasi Pariwisata, Destination Branding, Museum Penataran, Blitar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan secara mendalam mengenai strategi komunikasi pariwisata yang diimplementasikan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Blitar dalam rangka membangun brand destination Museum Penataran sebagai salah satu destinasi wisata sejarah yang unggul. Meskipun Kabupaten Blitar dianugerahi dengan kekayaan episentrum wisata sejarah yang bernilai sangat tinggi seperti kawasan Penataran, tingkat kunjungan wisatawan ke museum tersebut masih menunjukkan fluktuasi yang tajam dan cenderung mengalami stagnasi dari tahun ke tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk menggali fenomena sosial secara holistik. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi dengan melibatkan pihak Dinas Pariwisata dan wisatawan. Analisis data menggunakan kerangka Teori Manajemen Kesan (Impression Management) dan konsep Destination Branding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pariwisata dilakukan secara komprehensif melalui perumusan identitas visual daerah "Blitar Land of Kings", penonjolan narasi sakral pelestarian sejarah, serta integrasi berbagai saluran komunikasi untuk mengubah persepsi publik terhadap museum dari sekadar tempat penyimpanan artefak menjadi ruang wisata edukatif yang bermakna.

References

Alif Fianto, A. Y., & Andrianto, N. (2021). Strategi Komunikasi Pengembangan Wisata Jodipan dan Kampung Topeng Kota Malang. Communicator Sphere, 1(2), 47–51. https://doi.org/10.55397/cps.v1i2.7

Defaz, M. I., & Khairi, H. (2025). Strategi Experience Marketing pada Objek Wisata Panorama dan Lubang Jepang Bukittinggi Abstrak.

HANISA. (2024). No TitleΕΛΕΝΗ. Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5(1), 70–80.

Labib, M. M. (2025). Strategi Branding Berbasis Kearifan Lokal dalam Pengembangan Objek Wisata Ranu Klakah. Idarotuna: Journal of Administrative Science, 6(2), 237–250.

Mulyati, Yofina Amelia Ardiyani2, Y. B. P. (2025). Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah. Jurnal Hasi Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta, 2(8), 305–316. https://manggalajournal.org/index.php/cendekia/article/view/1583

Pranata Sembiring, J. (2016). Strategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Gundaling dan Pemandian Air Panas Semangat Gunung. Simbolika, 2(1), 1.

Romadhan, M. I. (2021). Manajemen Kesan Disparbudpora Sumenep Dalam Membangun Citra Destinasi Wisata the Sumenep Tourism, Culture, Youth and Sports Office Impression Management in Developing Tourism Destination Image. Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi Dan …, 22(1), 103–118.

Santiko, H. (2023).

Sugiyono. (2019). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.

Yasir, U. (2021).

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Kurniasari, Y. C. D., Rizqi, M., & Paramita, F. B. A. C. (2026). STRATEGI KOMUNIKASI PARIWISATA DINAS PARIWISATA KABUPATEN BLITAR DALAM MEMBANGUN BRAND DESTINATION MUSEUM PENATARAN SEBAGAI DESTINASI WISATA. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi (e-ISSN: 2807-6818), 6(02), 75–83. https://doi.org/10.69957/relasi.v6i02.2772