MINAT MEMBACA DI ERA QUICK CONSUMPTION: STUDI MAHASISWA DI KOTA MAKASSAR TERHADAP PORTAL BERITA ONLINE
DOI:
https://doi.org/10.69957/relasi.v6i02.2755Keywords:
Minat Membaca, Portal Berita Online, Mahasiswa, Use and Gratifications, Konsumsi Media Digital, Konsumsi CepatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat minat mahasiswa dalam membaca berita pada portal berita online serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif terhadap 347 mahasiswa dari enam perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca mahasiswa berada pada kategori sedang (89,0%), yang mengindikasikan bahwa aktivitas membaca belum menjadi kebiasaan yang kuat. Meskipun mayoritas responden menilai berita online menarik, bermanfaat, dan layak dibaca, intensitas dan durasi membaca masih rendah, mencerminkan pola konsumsi cepat (quick consumption). Faktor utama yang memengaruhi minat membaca adalah kebutuhan informasi terkini dan kebutuhan tugas perkuliahan, sementara faktor hiburan memiliki kontribusi yang relatif kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku membaca mahasiswa lebih bersifat utilitarian dibandingkan intrinsik. Dibandingkan penelitian terdahulu, penelitian ini menegaskan bahwa minat membaca tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti clickbait dan gaya penyajian, tetapi lebih dominan oleh faktor internal dan akademik. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi digital melalui pendekatan Uses and Gratifications serta memberikan pemahaman kontekstual mengenai perilaku konsumsi berita mahasiswa di wilayah Indonesia Timur.
References
Abd, M. N., & Sarindat, J. (2025). ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BACA GENERASI Z PADA ERA DIGITAL. Jurnal Ilmiah Widya Sosiopolitika, 07(02), 149–157.
Ernando, A., & Junaidi. (2020). Minat Belajar pada Mata Pelajaran Sosiologi Siswa Berlatarbelakang Broken Home di SMA Adabiah Padang. SIKOLA, 2(2), 93–100.
Fitria, I. N., Hariri, M. M., & Zulianingsih, S. (2025). Analisis Pola Konsumsi Mahasiswa Perguruan Tinggi di Blitar Terhadap Berita Melalui Platform Berita Online Lokal. MEKOMDA : Media Komunikasi Dakwah, 3(1), 10–17.
Gunawan, M. O., & Yoedtadi, M. G. (2025). Gaya Penyajian Berita Kumparan dan Minat Baca Generasi Z di Media Digital. Koneksi, 551–558.
Kurniawati, A. P., Istiqomah, L. N., Rahmawati, L., & Maharani, S. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Kurangnya Minat Membaca Pada Mahasiswa. JURNAL PENDIDIKAN DEWANTARA, 2(2), 65–72.
Kustiawan, W., Madani, A. L., Zahra, L. A., Anggraini, R. T., & Fadila, F. (2025). TEKNIK PENYAJIAN BERITA CETAK, RADIO, TELEVISI DAN MEDIA ONLINE. Jurnal Transformasi Pendidikan Modern, 6(1), 414–429.
Lidarni, N., & Sari, N. (2025). Analisis Pengaruh Informasi Konten Dan Visualisasi Laman Terhadap Minat Baca Pada Lampost.Co. Seminar Nasional Darmajaya, 204–212.
Nugraha, M. R., Suseno, N. S., Utami, R., & Suyatman, D. (2025). POLA KONSUMSI BERITA DAN TINGKAT LITERASI MEDIA PADA GENERASI Z DI KOTA GARUT. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasidan Informasi, 10(3), 669–683.
Putri, N., & Irma, A. (2023). Media Sosial dan Isolasi Digital (Kajian Teori Information Gaps pada Algoritma Filter Bubble). Journal Sadida: Islamic Communication and Media Studies, 3(1), 17–32.
Rahmatika, N., & Hidayanto, S. (2020). PENGARUH CLICKBAIT JOURNALISM TERHADAP MINAT BACA GENERASI Z. JURNALISA: Jurnal Jurusan Jurnalistik, 06(November 2020), 270–290.
Sari, E. M., Ramadhani, N. K., Jannah, D. R., & Ainun, A. (2024). Menurunnya Minat Literasi di Era Disrupsi: Studi Kualitatif tentang Pengaruh Media Digital terhadap Kebiasaan Membaca Masyarakat. Journal of Society and Development, 04(01).
Satria, M. D., Azzahra, G. N., & Syahril, A. (2025). Strategi Clickbait vs Judul Kredibel: Studi Komparatif Okezone.com dan Tempo.co dalam Media Berita Digital. Jurnal Al-Qolamuna: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 1(1), 87–96.
Senja, K., Ekantoro, J., & Setyarahajoe, R. (2025). Pengaruh Penggunaan Clickbait pada Judul Berita di Ayobandung.com Terhadap Minat Baca Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Bhayangkara Surabaya. Humanitaria : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 04(02).
Septianti, D., & Frastuti, M. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Berbasis Internet, Motivasi Intrinsik dan Motivasi Ekstrinsik Terhadap Minat Berwirausaha Online Mahasiswa Universitas Tridinanti Palembang. JURNAL ILMIAH EKONOMI GLOBAL MASA KINI, 10(02), 130–138.
Suciati, T. N., & Puspita, R. (2019). BUKAN HANYA SITUS BERITA : IKHTISAR DAN TREN JURNALISME ONLINE INDONESIA. Journal of Strategic Communication, 9(2).
Uluum, D. C., Musli, & Mustar. (2025). Pendidikan Bahasa Arab untuk Generasi Z: Strategi Adaptasi Pengajaran di Era Digital. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 8(April), 3768–3774.
Wardhana, A. W. P., & Laksmi. (2025). Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Online tentang Rendahnya Literasi dan Minat Baca di Indonesia. Deiksis, 17(1), 1–12. https://doi.org/10.30998/deiksis.v17i1.23881
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Lisdayanti; Arianto; M. Iqbal Sultan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang manuskripnya diterbitkan akan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
Hak untuk publikasi semua materi jurnal yang diterbitkan di situs web RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi dipegang oleh dewan editorial dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap menjadi milik penulis).
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA), yang berarti RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.
Naskah yang dicetak dan diterbitkan secara elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran undang-undang hak cipta.








