DEKONSTRUKSI PERAN DAN STEREOTIP GENDER DALAM FILM BILA ESOK IBU TIADA
DOI:
https://doi.org/10.69957/relasi.v6i01.2676Keywords:
Film, Dekonstruksi, Gender, Analisis Wacana KritisAbstract
Film adalah salah satu bentuk budaya populer yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk memproduksi dan mereproduksi berbagai konstruksi sosial. Dalam kerangka tersebut, film memiliki peran penting dalam menyebarkan maupun menantang konstruksi makna sosial, termasuk makna tentang stereotip gender. Film “Bila Esok Ibu Tiada” mengadaptasi novel berjudul sama, karya Nagiga Nur Ayati, mempresentasikan bagaimana perempuan justru menjadi tokoh utama dalam film dengan peran sukses di tengah tekanan nilai nilai patriarkal. Hal ini menjadi dekonstruksi dari stereotip gender yang memposisikan perempuan hanya menjadi objek pandangan dan pelengkap. Penelitian ini menggunakan pendekatan dekonstruksi Jacques Derrida dan diperkuat dengan kerangka analisis wacana kritis. Berdasarkan hasil analisis, film Bila Esok Ibu Tiada menunjukkan dekonstruksi terhadap representasi perempuan yang dianggap lemah, distereotipkan harus berada di dapur, dan tidak memiliki karir cemerlang. Film ini juga melakukan kritik terhadap isu-isu yang dialami perempuan dengan cara unik sebagai upaya mereproduksi citra perempuan di masa kini. Sementara itu diperlukan penelitian lanjutan untuk membahas persepsi penonton terhadap dekonstruksi pesan dalam film terhadap citra perempuan saat ini.
References
Dewanta, A. A. N. B. J. (2020, Maret). ANALISIS SEMIOTIKA DALAM FILM DUA GARIS BIRU KARYA GINA S. NOER. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 9 (1). https://ejournal-pasca.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_bahasa/article/view/3217/pdf
Effendy, O. U. (2011). Ilmu komunikasi: teori dan praktek. PT Remaja Rosdakarya.
Ferdianyta, M., & Surwati, C. H. D. (2024, Juni). Representasi Feminisme dalam Serial Gadis Kretek : Analisis Wacana Kritis Sara Mills. Jurnal Komunikasi Massa, 17. https://jurnal.uns.ac.id/kom/article/view/90277/46084
Herza, M.A. (2023, Mei). Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu? Universitas Bangka Belitung's Article. Retrieved Juni rabu, 2025, from https://www.ubb.ac.id/index.php?page=artikel_ubb&&id=667
Ichsan, M., Kusumawati, N., & Sigit, R. R. (2022, Desember). Makna Pesan Dalam Film Imperfect (Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk Film Imperfect). Jurnal Media Penyiaran, Volume 02(2). https://jurnal.bsi.ac.id/index.php/jmp/article/view/1630/1072
Listiyapinto, R. Z., & Mulyana. (2024, April). Analisis Wacana Kritis dalam Film Budi Pekerti. WACANA: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, 8(1), 11-17. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/bind/article/view/21749/3753 8(1), 11-17.
Lubis, P. B. (2023, Juni). Analisis Wacana Kritis Perspektif Sara Mills dalam Media Sosial pada Akun Instagram @lambeturah. EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 3, 55-65.
Melinda, S., Fathurohman, I., & Ristiyani. (2021, Desember). Analisis Wacana Kritis pada Podcast "Kita yang Bodoh atau Sekolah yang Bodoh". CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics), 7(No 2). https://e-journals.unmul.ac.id/index.php/CALLS/article/view/6183/3954
Monaco, J. (1981). How to read a film: the art, technology, language, history, and theory of film and media. Oxford University Press.
Novianti, N., Musa, D. T., & Darmawan, D. R. (2022, April). ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS TENTANG STEREOTIPE TERHADAP PEREMPUAN DENGAN PROFES IBU RUMAH TANGGA DALAM FILM RUMPUT TETANGGA. Rekam: Jurnal Fotografi, Televisi, Animasi, 18(1). https://journal.isi.ac.id/index.php/rekam/article/view/6893/2604
Siregar, M. (2019, April). Kritik Terhadap Teori Dekonstruksi Derrida. Jounal of Urban Sociology, 2 (1). https://www.neliti.com/id/publications/344976/kritik-terhadapteori-dekonstruksi-derrida
Subordinasi Perempuan dalam Film Bila Esok Ibu Tiada. (2024, November 29). Mubadalah.id. Retrieved June 24, 2025, from https://mubadalah.id/subordinasi-perempuan-dalam film-bila-esok-ibu-tiada/
Novianti Dahniar Th Musa Diaz Restu Darmawan, N., Hadari Nawawi, J. H., Laut Pontianak
Tenggara, B., Pontianak, K., & Barat, K. (2022). ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS TENTANG STEREOTIPE TERHADAP PEREMPUAN DENGAN PROFESI IBU RUMAH TANGGA DALAM FILM RUMPUT TETANGGA (Vol. 18, Issue 1).
Setyawati, I. (2020). DEKONSTRUKSI TOKOH DALAM NOVEL SITAYANA KARYA COK SAWITRI (KAJIAN DEKONSTRUKSI JACQUES DERRIDA).
Siregar, M. (2019). 5 - Kritik Terhadap Teori Dekonstruksi Derrida - Mangihut Siregar. Journal of Urban Sociology (Vol. 2, Issue 1).
Deeley, M., & York, B. (Produser), & Scott, R. (Sutradara). (1984). Bila Esok Ibu Tiada. Indonesia: Bila Esok Ibu Telah Tiada
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Calvina Izumi; Ashifa Dhea Andriani; Ridho Abdillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang manuskripnya diterbitkan akan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
Hak untuk publikasi semua materi jurnal yang diterbitkan di situs web RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi dipegang oleh dewan editorial dengan sepengetahuan penulis (hak moral tetap menjadi milik penulis).
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA), yang berarti RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.
Naskah yang dicetak dan diterbitkan secara elektronik adalah akses terbuka untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan editorial tidak bertanggung jawab atas pelanggaran undang-undang hak cipta.



