IMPLEMENTASI PROGRAM GENERASI BERENCANA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN JOMBANG

Authors

  • Dewita Rahma Aisyah Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Achluddin Ibnu Rochim Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Radjikan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69957/praob.v6i03.2893

Keywords:

Implementasi Kebijakan, Program Generasi Berencana, GenRe Jombang, Van Meter Van Horn

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan yang cukup tinggi di Kabupaten Jombang dan berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif bagi remaja. Program Generasi Berencana (GenRe) digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn yang meliputi standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, karakteristik pelaksana, kondisi ekonomi, sosial dan politik, serta disposisi pelaksana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program GenRe di Kabupaten Jombang telah berjalan cukup baik yang ditandai dengan adanya tujuan program yang jelas, koordinasi dan kerja sama antar pelaksana yang berjalan. Namun demikian, implementasi program masih menghadapi beberapa kendala berupa keterbatasan anggaran, belum optimalnya keberlangsungan PIK-R di tingkat desa, rendahnya partisipasi sebagian remaja dalam kegiatan program, serta kuatnya pengaruh faktor ekonomi, lingkungan sosial, dan pola pikir masyarakat terhadap terjadinya pernikahan dini. Berdasarkan temuan tersebut Program Generasi Berencana telah berperan dalam upaya pencegahan pernikahan dini di Kabupaten Jombang, namun efektivitas pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan melalui penguatan keberlanjutan program.

References

Batyra, E., & Maria, L. (2021). SSM - Population Health Trends in child marriage and new evidence on the selective impact of changes in age-at-marriage laws on early marriage. SSM - Population Health, 14, 100811. https://doi.org/10.1016/j.ssmph.2021.100811

Evania, A., Sjahrinal, S., & Casmiwati, D. (2024). Implementasi Program Generasi Berencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional di Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. 3(1), 46–56.

Kidman, R., Raub, A., Martin, A., Bhuwania, P., Bose, B., & Heymann, J. (2024). Children and Youth Services Review Reducing child marriage in sub-Saharan Africa : Evaluating the joint potential of protective marriage and education policies. Children and Youth Services Review, 164(August 2023), 107877. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2024.107877

Mulyawan, B., Mailiyatuzzahro, N., Kebijakan, I., & Masalah, A. L. B. (2021). Implementasi Program Generasi Berencana Di Kabupaten Indramayu. 11(2).

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Aisyah, D. R., Rochim, A. I., & Radjikan. (2026). IMPLEMENTASI PROGRAM GENERASI BERENCANA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI KABUPATEN JOMBANG. PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469), 6(03), 231–236. https://doi.org/10.69957/praob.v6i03.2893

Issue

Section

ADMINISTRASI PUBLIK