IMPLEMENTASI PROGRAM RUMAH ILMU AREK SUROBOYO DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN DI SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.69957/praob.v6i03.2792Keywords:
Implementasi Kebijakan, Pendidikan Berbasis Asrama, Pengembangan Anak, Mazmanian dan Sabattier, RIASAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pendidikan berbasis asrama di Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS) dalam mendukung pengembangan anak asuh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kerangka implementasi kebijakan menurut Mazmanian dan Sabatier yang meliputi kesesuaian keluaran dengan kelompok sasaran, dampak aktual keluaran kebijakan, dampak yang diperkirakan, serta perbaikan peraturan atau kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program RIAS telah berjalan cukup efektif dalam memenuhi kebutuhan anak asuh, terutama dalam aspek pendidikan, pembentukan karakter, dan kedisiplinan melalui sistem pembinaan berbasis asrama. Dampak aktual program terlihat pada perubahan perilaku anak yang lebih disiplin, peningkatan kemampuan akademik, serta berkembangnya kemandirian dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, program ini juga memiliki potensi dampak jangka panjang berupa terbentuknya karakter yang kuat, kemampuan dasar pendidikan yang memadai, serta keterampilan yang mendukung masa depan anak. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam aspek tata kelola, seperti mekanisme pelaporan yang belum optimal, komunikasi internal yang perlu diperkuat, serta belum tersusunnya standar operasional prosedur secara sistematis. Oleh karena itu, diperlukan penyempurnaan kebijakan internal, peningkatan kualitas pendampingan, serta evaluasi program secara berkelanjutan agar implementasi program RIAS dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan anak asuh.
References
Mardhanianti, F. F., Permatasari, A., & Nihaya, S. I. (2025). An Analysis of the Factors That Cause Children to Drop Out of Junior High School in Semarang in 2024 / 2025. 9(1), 1–8.
Murniati. (2015). Strategi Kebijakan Kota Surabaya Dalam Menangani Anak Putus Sekolah. Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik, 3(3), 246–256.
Pandjaitan, T., Nugroho, R., Inggawati, V., & Winata, A. (2024). PEMBERDAYAAN ANAK PUTUS SEKOLAH PADA KAMPUNG ANAK NEGERI WONOREJO SURABAYA. ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya, 9, 9–15. https://doi.org/10.37832/asawika.v9i01.166
Primasari, I. F. N. D., & Supena, A. (2021). Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Disleksia Dengan Metode Multisensori Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1799–1808. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1055
Puspitasari, O., Hendrati, I. M., & Wardaya, W. (2024). Implementasi Program Kampung Ramah PerempuanDan Anak Pada Permasalahan Anak PutusSekolah Di Kota Surabaya. Oveliana Puspitasari1, Ignatia Martha Hendrati2, Wirya Wardaya3, 10, 1.
Putri, D., Wintari, I., & Pangestu, W. (2024). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan Dan Anak (Kas-Rpa) Di Kota Surabaya. Senandika: Seminar Nasional Administrasi Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Rahayu, A. P., & Surabaya, U. M. (2024). KONDISI PENDIDIKAN ANAK JALANAN DI SURABAYA ( Studi Kasus pada Anak Jalanan Usia Dini di Kawasan Surabaya Utara ) Aristiana Prihatining Rahayu Berdasarkan data Kementerian Sosial yang diambil dari Dashboard Data Terpadu Kesejahteraan Sosial ( DTKS ) berba. 24(2), 87–100.
Ridwan, A., & Ridwan, A. (2023). Mothers’ Views from Underprivileged Families in Preventing School Dropout Rates in Surabaya during Pandemic. Indonesian Journal of Educational Counseling, 7(1), 85–96. https://doi.org/10.30653/001.202371.226
Sugandi, E., & Suhartatik, T. (2019). PENDAMPINGAN ADIK ASUH PUTUS SEKOLAH OLEH KAKAK ASUH PROGRAM PENDAMPINGAN CAMPUS SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DINAS SOSIAL KOTA SURABAYA. Jurnal Abadimas Adi Buana, 3, 53–58. https://doi.org/10.36456/abadimas.v3.i2.a2172
Wahyono. (2023). 10 Provinsi dengan Jumlah Anak Putus Sekolah Terbanyak dan Paling Sedikit di Indonesia. SindoNews. https://edukasi.sindonews.com/read/1238549/212/10-provinsi-dengan-jumlah-anak-putus-sekolah-terbanyak-dan-paling-sedikit-di-indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rischa Yuliani Dwi Pratiwi; M. Kendry Widiyanto; Hasan Ismail

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, e- ISSN: 2797-0469 berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.





