PENGARUH KUALITAS PRODUK, BRAND IMAGE DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP MINAT BELI ULANG KONSUMEN GEN Z PADA PRODUK SKINCARE SKINTIFIC DI SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.69957/grjb.v6i03.3033Keywords:
Kualitas Produk, Brand Image, Persepsi Harga, Minat Beli UlangAbstract
Studi ini disusun untuk mengkaji sejauh mana kualitas produk, citra merek, dan persepsi harga membentuk minat pembelian ulang konsumen Generasi Z terhadap produk skincare Skintific di Kota Surabaya. Pendekatan yang dipakai bersifat kuantitaif dengan tipe explanatory, karena bertujuan menjelaskan hubungan sebab-akibat antar variabel. Sebanyak 100 responden dilibatkan melalui purposive sampling, dipilih berdasarkan dua syarat utama: berdomisili di Surabaya dan tergolong Generasi Z yang setidaknya sekali pernah membeli produk Skintific. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode regresi linear berganda menggunakan aplikasi SPSS. Temuan menunjukkan ketiga variabel kualitas produk, citra merek, dan persepsi harga, masing-masing maupun secara bersamaan terbukti berdampak positif dan signifikan terhadap minat pembelian ulang. Variable persepsi harga memiliki pengaruh paling dominan terhadap minat beli ulang dengan koefisien regresi sebesar 0,386, kemudian diikuti oleh kualitas produk sebesar 0,358 dan brand image sebesar 0,211. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,621 menunjukkan bahwa 62,1% variasi minat beli ulang dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independent, sementara itu, 37,9% variasi minat beli ulang dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian, seperti electronic word of mouth, pemasaran media sosial, dan kepuasan konsumen. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk, penguatan citra merek, serta pemeliharaan perseosi harga yang positif merupakan startegi yang perlu diperhatikan oleh Skintific untuk mendorong peningkatan minat beli ulang konsumen Gen Z di Surabaya.
References
Afriyani Dwi Tanti, Edy Nursanta, & Widiyarsih, S. M. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Skincare: Perspektif Social Media Marketing, Kualitas Produk, dan Persepsi Harga. ARBITRASE: Journal of Economics and Accounting, 5(2), 118-126.
Arlini, A., & Ekaputri, S. D. (2024). Konstruksi Makna Terkait Country of Origin Brand Skintific pada Komunitas Siber "X". Jurnal Komversal, 6(2), 339-350.
Fatya, dkk. (2024). Pengaruh Persepsi Harga terhadap Minat Beli Produk Skintific. Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen.
Fauziah, N., Abdul, D., & Mubarok, A. (2019). Pengaruh Citra Merek terhadap Minat Beli: Studi pada Produk Kecantikan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(1), 37-44.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2014). Multivariate Data Analysis (7th ed.). Pearson Education Limited.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed.). Pearson Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Natalie, dkk. (2024). Kualitas Produk dan Minat Beli Konsumen Generasi Z pada Produk Kecantikan.
Pertiwi, dkk. (2024). Persepsi Harga dan Minat Beli Konsumen Gen Z.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tjiptono, F. (2015). Strategi Pemasaran (4th ed.). Andi Offset.
Veronita, dkk. (2025). Pengaruh Brand Image Skintific melalui TikTok terhadap Minat Beli Konsumen. International Journal of Science, Technology & Management (IJSTM).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devania Amandha Putri; Dyah Rini Prihastuty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.



