PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, FASILITAS DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI DI WISATA DANAU KELIMUTU KABUPATEN ENDE
DOI:
https://doi.org/10.69957/grjb.v6i03.2960Keywords:
Kualitas Pelayanan, Fasilitas, Persepsi Harga, Minat Berkunjung Kembali, Danau KelimutuAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, fasilitas, dan persepsi harga tiket terhadap minat berkunjung kembali wisatawan di Wisata Danau Kelimutu Kabupaten Ende. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang pernah berkunjung ke Danau Kelimutu, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda melalui program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali (Sig. 0,619 > 0,05). Sebaliknya, fasilitas berpengaruh positif dan signifikan (Sig. 0,043 < 0,05), serta persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan (Sig. 0,000 < 0,05) terhadap minat berkunjung kembali, di mana persepsi harga menjadi variabel yang paling dominan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali (Fhitung = 68,905; Sig. 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,683 menunjukkan bahwa 68,3% variasi minat berkunjung kembali dapat dijelaskan oleh variabel kualitas pelayanan, fasilitas, dan persepsi harga, sedangkan 31,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa fasilitas dan persepsi harga adalah faktor utama yang memengaruhi minat kunjungan ulang. Pengelola wisata disarankan untuk meningkatkan kualitas fasilitas dan menjaga kesesuaian harga tiket dengan manfaat yang diterima wisatawan guna meningkatkan kunjungan di masa mendatang.
References
Baker, D. A., & Crompton, J. L. (2000). Quality, Satisfaction and Behavioral Intentions. Annals of Tourism Research.
Chen, C. F., & Tsai, D. C. (2007). How Destination Image and Evaluative Factors Affect Behavioral Intentions? Tourism Management.
Cronin, J. J., & Taylor, S. A. (1992). Measuring Service Quality: A Reexamination and Extension. Journal of Marketing.
Ferdinand, A. (2006). Metode Penelitian Manajemen. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th Edition). Pearson Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th Global Edition). Pearson Education.
Lovelock, C., & Wirtz, J. (2011). Services Marketing: People, Technology, Strategy. Pearson Education.
Oliver, R. L. (1997). Satisfaction: A Behavioral Perspective on the Consumer. McGraw-Hill.
Oppermann, M. (2000). Tourism Destination Loyalty. Journal of Travel Research.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A Multiple-Item Scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. Journal of Retailing.
Putra, I. G. N. S., & Yasa, N. N. K. (2021). Pengaruh Pengalaman Wisatawan terhadap Niat Kunjungan Ulang. Jurnal Manajemen.
Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2010). Consumer Behavior (10th ed.). Pearson Education.
Spillane, J. J. (1994). Ekonomi Pariwisata, Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.
Sulastiyono, A. (2011). Manajemen Penyelenggaraan Hotel. Bandung: Alfabeta.
Tjiptono, F. (2014). Pemasaran Jasa – Prinsip, Penerapan, dan Penelitian. Yogyakarta: Andi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kristianus Renol Bhanda; Mataji

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.



