PENGARUH ALOKASI DANA DESA DAN PEMBANGUNAN INFRTRUKTUR TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA DI KABUPATEN LAMONGAN
DOI:
https://doi.org/10.69957/grjb.v6i02.2884Keywords:
Alokasi Dana Desa, Pembangunan Infrastruktur, Perekonomian Masyarakat Desa, Kabupaten LamonganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Alokasi Dana Desa (PPA) dan pembangunan infrastruktur terhadap kondisi ekonomi masyarakat pedesaan di Kabupaten Lamongan. Alokasi Dana Desa merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mendukung tata kelola desa, program pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, pembangunan infrastruktur memainkan peran penting dalam meningkatkan aksesibilitas, memfasilitasi kegiatan produksi dan distribusi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamongan, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan publikasi resmi lainnya. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alokasi Dana Desa dan pembangunan infrastruktur memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perekonomian masyarakat pedesaan. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel Alokasi Dana Desa memiliki nilai t sebesar 6,005, sedangkan pembangunan infrastruktur memiliki nilai t sebesar 19,960, dengan tingkat signifikansi 0,000. Selanjutnya, uji simultan menunjukkan nilai F sebesar 705.932,877 dengan nilai signifikansi 0,000, yang mengindikasikan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi kondisi ekonomi masyarakat pedesaan.
Koefisien determinasi (R²) adalah 0,985, yang berarti bahwa 98,5% variasi dalam perekonomian masyarakat pedesaan dapat dijelaskan oleh Alokasi Dana Desa dan pembangunan infrastruktur, sedangkan sisanya 1,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Oleh karena itu, pengelolaan Alokasi Dana Desa yang efektif dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Kabupaten Lamongan.
References
Arsyad, L. (2015). Ekonomi Pembangunan (Edisi 5). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Badan Pusat Statistik. (2023). Indikator Kesejahteraan Rakyat 2023. Jakarta: BPS.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Lamongan. (2024). Kabupaten Lamongan dalam Angka 2024. Lamongan: BPS.
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Indonesia 2022. Jakarta: BPS.
Brodjonegoro, B. (2020). Kebijakan Dana Desa dan Pembangunan Ekonomi. Jakarta: Kementerian Keuangan RI.
Eko, S. (2018). Desa Membangun Indonesia. Yogyakarta: Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD).
Hodge, G. A., & Greve, C. (2007). Public-private partnerships: An international Use the "Insert Citation" button to add citations to this document.
performance review. Public Administration Review, 67(3), 545–558.
Kuncoro, M. (2010). Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah, dan Kebijakan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Lewis, W. A. (1954). Economic development with unlimited supplies of labour. The Manchester School, 22(2), 139–191.
Mahmudi. (2015). Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Mankiw, N. G. (2018). Principles of Economics (8th ed.). Boston: Cengage Learning.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.
Musgrave, R. A., & Musgrave, P. B. (1989). Public Finance in Theory and Practice. New York: McGraw-Hill.
Nurcholis, H. (2011). Pertumbuhan dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Jakarta: Erlangga.
Oates, W. E. (1999). An essay on fiscal federalism. Journal of Economic Literature, 37(3), 1120–1149.
Rondinelli, D. A. (1983). Development Projects as Policy Experiments. New York: Routledge.
Rostow, W. W. (1960). The Stages of Economic Growth: A Non-Communist Manifesto. Cambridge: Cambridge University Press.
Sen, A. (1999). Development as Freedom. New York: Oxford University Press.
Sjafrizal. (2012). Ekonomi Wilayah dan Perkotaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukirno, S. (2016). Makroekonomi: Teori Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Tarigan, R. (2005). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Economic Development (11th ed.). Boston: Pearson.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2023 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.
World Bank. (1994). World Development Report: Infrastructure for Development. Washington, DC: World Bank.
World Bank. (2020). World Development Report 2020. Washington, DC: World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Firda Ananda Yulia Sari; Muhammad Yasin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.



