PERAN PENTING AKUNTANSI FORENSIK DAN AUDIT INVESTIGATIF SEBAGAI INSTRUMEN PENCEGAHAN FRAUD PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI
DOI:
https://doi.org/10.69957/grjb.v6i02.2757Keywords:
Akuntansi Forensik, Audit Investigatif, Fraud, Pencegahan, PengungkapanAbstract
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis secara rinci peran akuntansi forensik dan audit investigatif dalam membantu usaha pencegahan serta identifikasi penipuan di perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metodologi yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan tinjauan pustaka yang mempertimbangkan berbagai referensi mengenai konsep, peran, dan implementasi akuntansi forensik serta audit investigatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa akuntansi forensik memiliki peran strategis dalam aspek preventif, seperti mengidentifikasi kelemahan pengendalian internal, menganalisis risiko fraud, serta mendeteksi indikasi kecurangan sejak dini. Sementara itu, audit investigatif berperan dalam aspek represif melalui proses pemeriksaan mendalam, pengumpulan bukti yang sah, analisis pola kecurangan, serta pengungkapan pelaku dan modus operandi. Sinergi antara akuntansi forensik dan audit investigatif terbukti mampu meningkatkan efektivitas sistem deteksi fraud, menghasilkan proses investigasi yang lebih akurat, serta mengungkap kasus fraud secara komprehensif. Selain itu, penerapan kedua pendekatan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi organisasi. Dengan demikian, integrasi akuntansi forensik dan audit investigatif menjadi elemen penting dalam menciptakan tata kelola organisasi yang baik dan bebas dari praktik kecurangan.
References
Albrecht, W. S., Albrecht, C. O., & Albrecht, C. C. (2019). Fraud examination (6th ed.). Cengage Learning.
Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2022). Report to the Nations: Global study on occupational fraud and abuse. ACFE.
Bologna, G. J., Lindquist, R. J., & Wells, J. T. (2018). The accountant’s handbook of fraud and commercial crime. Wiley.
Cressey, D. R. (1953). Other people’s money: A study in the social psychology of embezzlement. Free Press.
Crumbley, D. L., Heitger, L. E., & Smith, G. S. (2017). Forensic and investigative accounting.
Institute of Internal Auditors. (2020). International standards for the professional practice of internal auditing.
Karyono. (2013). Forensic fraud. Andi Publisher.
Rezaee, Z. (2005). Causes, consequences, and deterrence of financial statement fraud.
Singleton, T. W., & Singleton, A. J. (2010). Fraud auditing and forensic accounting (4th ed.). Wiley.
Tuanakotta, T. M. (2018). Akuntansi forensik dan audit investigatif. Salemba Empat.
Wells, J. T. (2017). Corporate fraud handbook: Prevention and detection (5th ed.). Wiley.
Zimbelman, M. F., Albrecht, W. S., Albrecht, C. C., & Albrecht, C. O. (2014). Forensic accounting (4th ed.). South-Western Cengage Learning.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tries Ellia Sandari; Nanik Dwi Siswati; Berliana Indah Kusumaningrum; Ayu Dwi Jayanti; Fitri Dwi Anggraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.



