ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK KONVESIONAL (BCA) DAN BANK SYARIAH (BCA SYARIAH) DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RGEC

Authors

  • Reza Nur Anggraini Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  • Ulfi Pristiana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69957/grjb.v5i04.2668

Keywords:

RGEC, Tingkat Kesehatan Bank, Kinerja Keuangan, BCA, BCA Syariah, Manajemen, Manajmen Keuangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tingkat kesehatan serta kinerja keuangan Bank Central Asia (BCA) sebagai bank konvensional dan BCA Syariah sebagai bank syariah di Indonesia selama periode 2020–2024 dengan menggunakan metode Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital (RGEC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan tata kelola perusahaan kedua bank yang dipublikasikan secara resmi. Penilaian kinerja keuangan dilakukan berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dilengkapi dengan uji beda statistik untuk mengidentifikasi adanya perbedaan yang signifikan antara kedua bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank BCA secara konsisten memperoleh Peringkat Komposit 1 dengan kategori sangat sehat, sedangkan BCA Syariah memperoleh Peringkat Komposit 2 dengan kategori sehat. Pada aspek profil risiko, BCA Syariah menunjukkan risiko kredit yang lebih rendah, namun masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan likuiditas. Pada aspek rentabilitas, Bank BCA menunjukkan tingkat profitabilitas yang lebih tinggi dan stabil yang tercermin dari rasio Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), sementara BCA Syariah mencatat nilai Net Interest Margin (NIM) yang relatif lebih tinggi. Pada aspek permodalan, kedua bank berada dalam kategori sangat sehat, meskipun terdapat perbedaan tingkat kecukupan modal. Hasil uji beda statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada rasio NPL atau NPF, LDR atau FDR, ROA, ROE, NIM, CAR, serta skor komposit antara Bank BCA dan BCA Syariah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Bank BCA memiliki tingkat kesehatan dan kinerja keuangan yang lebih unggul dibandingkan BCA Syariah di Indonesia saat ini.

References

Antonio, M. S. (2021). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik (Edisi Revi). Gema Insani Press.

Brigham, E. F., & Ehrhardt, M. C. (2016). Financial Management: Theory & Practice. Cengage Learning. https://doi.org/10.1007/978-1-4842-4370-0 (edisi terkait

Kasmir. (2021). Manajemen Perbankan (Edisi Revisi). Rajawali Pers.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Anggraini, R. N., & Pristiana, U. (2026). ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK KONVESIONAL (BCA) DAN BANK SYARIAH (BCA SYARIAH) DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RGEC. GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, 5(04), 1085–1094. https://doi.org/10.69957/grjb.v5i04.2668

Issue

Section

BISNIS DAN EKONOMI