ANALISIS EFISIENSI WAKTU PELAYANAN BERDASARKAN LAYOUT PADA COFFEE SHOP XENTEUR SURABAYA MENGGUNAKAN METODE TIME STUDY
DOI:
https://doi.org/10.69957/grjb.v5i04.2652Keywords:
Efisiensi Waktu Pelayanan, Layout, Coffee Shop, Time Study, PelayananAbstract
Persaingan yang semakin ketat di sektor makanan dan minuman (F&B), khususnya di antara kedai kopi, menuntut bisnis untuk memberikan layanan yang cepat dan efisien guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Kedai Kopi Xenteur Surabaya mengadopsi konsep layanan bawa pulang, sehingga kecepatan layanan menjadi aspek penting; namun, pengamatan awal menunjukkan waktu tunggu yang relatif lama yang disebabkan oleh tata ruang dan pengaturan alur kerja yang kurang optimal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tata ruang yang ada di Kedai Kopi Xenteur dan mengevaluasi efisiensi waktu layanan menggunakan pendekatan studi waktu. Metode kuantitatif deskriptif digunakan, dengan data yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung, pengukuran waktu berbasis stopwatch, dokumentasi, dan wawancara singkat dengan staf operasional di 50 transaksi layanan. Data dianalisis dengan menghitung waktu yang diamati, waktu normal, waktu standar, dan mengidentifikasi hambatan dalam setiap elemen aktivitas layanan (pemesanan, pembayaran, menunggu, dan penyajian). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata total waktu layanan adalah 2 menit dan 26 detik, dengan proporsi terbesar disebabkan oleh waktu tunggu (sekitar 89 detik atau lebih dari 62% dari total), menunjukkan tahap ini sebagai hambatan utama. Analisis studi waktu menghasilkan waktu normal 2,49 menit dan waktu standar 2,86 menit dengan toleransi 15%, menghasilkan tingkat efisiensi layanan sebesar 79,02%, yang masih di bawah standar efisiensi ideal (≥90%). Ketidakefisienan ini dipengaruhi oleh jarak yang tidak ideal antara kasir, area bar, freezer, dan area penyimpanan, pola pergerakan barista yang zig-zag, dan tidak adanya pemisahan yang jelas antara area kasir dan area pengambilan pesanan. Studi ini merekomendasikan perbaikan tata letak melalui penataan ulang peralatan sesuai dengan urutan proses, mengintegrasikan area bar dengan freezer dan dispenser air, serta menata ulang area pengambilan pesanan untuk mengurangi waktu tunggu pelanggan dan meningkatkan efisiensi layanan secara keseluruhan.
References
Barnes, R. M. (1980). Motion and Time Study: Design and measurement of work (7th ed.). New York: John Wiley & Sons.
Davis, M. M., & Heineke, J. (2005). Operations management: Integrating manufacturing and services. New York: McGraw-Hill.
Fitzsimmons, J. A., & Fitzsimmons, M. J. (2011). Service management: Operations, strategy, and information technology (7th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Heizer, J., & Render, B. (2017). Operations management: Sustainability and supply chain management (12th ed.). London: Pearson Education.
Stevenson, W. J. (2021). Operations management (13th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutalaksana, I. Z., Anggawisastra, R., & Tjakraatmadja, J. H. (2019). Teknik tata cara kerja. Bandung: ITB Press.
Tompkins, J. A., White, J. A., Bozer, Y. A., & Tanchoco, J. M. A. (2010). Facilities planning (4th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.
Wignjosoebroto, S. (2009). Ergonomi: Studi gerak dan waktu untuk peningkatan produktivitas kerja. Surabaya: Guna Widya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pandu Prasasta Muhammad Haqi; Fausta Ari Barata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.



