KESIAPAN FINANSIAL DAN KAPASITAS KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT DALAM IMPLEMENTASI MASTERPLAN DESA WISATA
DOI:
https://doi.org/10.69957/grjb.v5i04.2490Keywords:
Kesiapan Finansial, Kapasitas Kewirausahaan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Community-Based Tourism (CBT), Desa WisataAbstract
Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat memerlukan kesiapan yang memadai dari komunitas lokal dalam kapasitas finansial, keterampilan kewirausahaan, dan dukungan kelembagaan; namun, banyak wilayah pedesaan masih menghadapi keterbatasan dalam aspek-aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan Desa Mata Air dalam mendukung implementasi Rencana Induk Pariwisata Desa dengan meninjau kondisi keuangan, kapasitas kewirausahaan, dan peran lembaga desa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa meskipun masyarakat menunjukkan kemandirian finansial awal melalui penggunaan dana pribadi dan keluarga, literasi keuangan, praktik pembukuan, dan akses mereka terhadap pembiayaan formal masih terbatas. Dalam hal kewirausahaan, masyarakat menunjukkan motivasi dan inisiatif yang kuat, namun keterampilan teknis, kompetensi manajerial, dan pengalaman usaha mereka masih rendah akibat minimnya pelatihan dan pendampingan. Dukungan kelembagaan juga belum optimal; program pelatihan yang disediakan oleh pemerintah desa tidak berkelanjutan, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum menjalankan peran strategisnya dalam pembiayaan dan pendampingan usaha mikro lokal. Hasil ini menunjukkan bahwa kesiapan masyarakat masih bersifat parsial, kuat dalam motivasi tetapi lemah dalam kemampuan teknis dan finansial. Penelitian ini menyiratkan perlunya penguatan literasi keuangan, perluasan pelatihan kewirausahaan yang relevan secara lokal, pengembangan skema pembiayaan mikro yang mudah diakses, serta optimalisasi peran BUMDes untuk mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
References
Atkinson, A., & Messy, F. (2012). Measuring Financial Literacy: Results of the OECD/International Network on Financial Education (INFE) Pilot Study. OECD Working Papers on Finance, Insurance and Private Pensions, 15.
Cañizares, S., & Canalejo, C. (2014). Community-based island tourism: The case of Boa Vista in Cape Verde. International Journal of Culture, Tourism, and Hospitality Research, 8(2).
Ermawati, Y., & Pujianto, P. (2022). Tata kelola dan manajemen keuangan kelompok umkm di desa wisata. In Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial Dan Teknologi (SNISTEK), Vol. 4, pp. 385–392.
Indriani, S., & Rahman, Z. D. (2024). Literasi Keuangan, Pemanfaatan QRIS dan Kinerja Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Jakarta Selatan. JABEI: JurnalAkuntansi,BisnisdanEkonomiIndonesia, 3(2), 53–63.
Kemendes PDTT. (2021). BUMDes: Inovasi Pengembangan Ekonomi Desa. Kemendes PDTT.
Kuratko, D. F. (2024). Entrepreneurship: Theory, process, and practice (12th ed.). Cengage Learning.
Kurniawati, F., & Utami, E. (2025). Pengaruh Literasi Keuangan, Digitalisasi Keuangan, dan Modal Usaha Terhadap Keberlanjutan Umkm: Studi Kasus Umkm Kerajinan Bambu di Desa Wisata Sendari, Kecamatan Tirtoadi, Kalurahan Mlati, Kabupaten Sleman. JURNAL SIBATIK: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 4(11), 3737–3750.
Mankiw, G. N. (2011). Principles Of Economics (Pengantar Ekonomi Mikro). Salemba Empat.
Mat, S. C., Maat, S. ., & Mohd, N. (2015). Identifying Factors that affecting the entrepreneurial intention among engineering technology students. 2nd Global Conference on Business and Social Science.
Miles, M. ., Huberman, A. ., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A. Methods Sourcebook, Edition 3. SAGE Publications.
Molaei. (2014). The impact of entrepreneurial ideas and cognitive style on students entrepreneurial intention. Journal of Entrepreneurship in Emerging Economies, 6(22), 140 – 162.
Pantiyasa, I. W. (2019). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) Dalam Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Di Desa Bedulu, Blah Batuh, Gianyar). Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 1(2).
Saleh, B. (2018). Strategi bisnis pariwisata. Humaniora.
Sastrayuda, G. S. (2010). Konsep Pengembangan Kawasan Desa Wisata. Universitas Pendidikan Indonesia.
Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities Author links open overlay panel. Tourism Management, 20(2), 245–249.
Strauss, A., & Corbin, J. (1998). Basic qualitative research: Techniques and procedures for developing grounded theory. (2nd ed). SAGE Publications.
Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. REST Project.
Sweatman, P., & Robins, N. (2020). Green Tagging: Mobilising Bank Finance for Energy Efficiency in Real Estate ( REPORT FROM THE BANK WORKING GROUP 2020).
Trupp, A., Salman, A., Stephenson, M. L., Chan, L. F., & Gan, J. E. (2025). A systematic review of challenges faced by Micro and small Enterprises in Tourism Destinations: Producing solutions through resilience building and sustainable development. Tourism Planning & Development, 22(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mukhibatul Hikmah; Albiruni Amalianto; Adietya Arie Hetami; Endrik Andika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan hukum formal untuk mengakses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis berhak untuk menyimpan, mengubah format, mengelola di pangkalan data, memelihara dan menerbitkan artikel tanpa meminta izin dari Pencipta selama tetap mempertahankan nama Pencipta sebagai pemilik Hak Cipta.



